Pameran Pembangunan, Pribumi Merasa Kurang Diprioritaskan untuk Jualan

KUNINGAN (MASS) – Para pedagang pituin Kuningan rupanya tak bisa mengais rizki dari pameran pembangunan di Pandapa Paramarta. Dengan alasan harus steril menyambut kedatangan menteri, jualan mereka ditunda sampai tanggal 9 September.

“Kami belum bisa jualan sekarang. Katanya nanti setelah kedatangan menteri. Tapi kok justru jalur yang biasa dipakai orang Kuningan banyak diisi oleh orang luar Kuningan. Katanya harus steril,” keluh Iwan, salah satu dari mereka, Rabu (6/9) sore.

Ia mengakui banyak dari kaum pribumi yang memilih mundur. Sedangkan sebagian lagi terpaksa harus menunggu sampai Jumat malam untuk jualan agar bisa menafkahi keluarga.

“Kami hanya sarankan agar kedepannya utamakan dulu putra daerah. Kami sering jualan di daerah lain, biasanya warga setempat dulu yang diprioritaskan,” tutur warga Ciherang Kadugede itu.

Iwan juga berharap kedepan ada sekretariat pendaftaran bagi para pedagang. Sehingga jelas tempatnya bagi orang Kuningan yang ingin berjualan di area pameran. Dengan begitu pedagang pribumi tidak merasa mepet waktu.

Pameran itu sendiri direncanakan hendak berlangsung selama 10 hari. Rabu (6/9) malam ini Bupati H Acep Purnama MH akan meresmikannya. Tapi cukup banyak pedagang putra daerah yang hanya bisa nonton tak bisa mengais rizki di momen ulang tahun daerahnya sendiri. (deden)

error: Hak Cipta Berita Milik Kuninganmass.com