Konstelasi Berubah, Duet Acep-Edo yang Direstui Megawati?

KUNINGAN (Mass) – Kegalauan menimpa para bakal calon bupati, khususnya yang tengah menunggu rekomendasi dari PDIP. Pasalnya, konstelasi politik mendadak berubah pasca keberangkatan H Acep Purnama MH ke Jakarta, Selasa (22/8).

Dari keterangan yang diperoleh kuninganmass.com Rabu (23/8), DPP PDIP justru tidak akan memaketkan Rana Suparman dengan M Ridho Suganda. Megawati selaku ketua umum partai berlambang kepala banteng moncong putih tersebut, dikabarkan lebih sreg merestui duet Acep Purnama dan M Ridho Suganda.

Informasi ini didapat dari sumber yang dekat dengan lingkungan PDIP. Sayangnya, ia mewanti-wanti untuk tidak disebutkan identitasnya di media. Sumber ini mengatakan, Acep Purnama tetap akan direkomendasi lantaran khawatir akan maju dari partai lain.

“Pak Aang Hamid Suganda (Ketua Bappilu PDIP Jabar) sudah bertemu langsung dengan bu Megawati. Jadi PDIP tetap akan satu paket. Pak Edo akan menjadi pendamping pak Acep,” ungkapnya.

Sebelumnya, Ketua Bappilu PDIP Jabar, H Aang Hamid Suganda menyebutkan, untuk Pilkada di Kuningan bakal satu paket. Meski sudah ada kesepakatan koalisi antara PDIP dengan Golkar di level Jabar, namun terdapat kekhususan bagi 4 daerah di Jabar.

Empat daerah itu antara lain Kabupaten Kuningan, Kabupaten Cirebon, Kabupaten Majalengka dan Kabupaten Bandung Barat. Kendati demikian, mantan bupati dua periode ini tidak menyebutkan nama figur yang bakal “dikawinkan” tersebut.

H Acep Purnama MH saat dikonfirmasi ihwal duet Acep-Edo belum memberikan jawaban. Sedangkan M Ridho Suganda MSi yang akrab disapa Edo itu merespon meski tidak panjang lebar. Pertanyaan portal ini kepada Edo menyerempet soal statement Aang Hamid Suganda tempo hari.

“Bapak (Aang Hamid Suganda) tidak mungkin statement yang akan menimbulkan polemik. Saya sih siap saja mau dipasangkan dengan siapa pun asal itu perintah partai,” jawab Edo via ponsel, Rabu (23/8) malam. (deden)

 

error: Hak Cipta Berita Milik Kuninganmass.com