Kebakaran Gudang Kayu Terbesar di Kuningan, Kerugian Capai Rp1 Miliar

KUNINGAN (MASS) –  Menjelang pelaksanaan salat Idul Adha warga Desa Ciporang Kecamatan Maleber dikejutkan dengan terbakar gudang kayu jati yang terletak di RT/RW 01/01. Gudang milik pensiunan polisi bernama H Aiptu Gunawan dan Ny E Rukmini itu ludes terbakar Jumat dini hari sekitar jam 02.10.

Akibat kebakaran itu kerugian yang diderita mencapai Rp1 miliar. Pasalnya, bukan hanya kayu jati sebanyak 50 kubik, tapi juga sebuah bengkel motor yang berisi empat unit motor milik Dani Ramdani.

Saking besarnya kebakaran yang terjadi petugas Damkar baru selesai menjinakan api sekitar jam 8 pagi. Bagi Damkar kejadian ini menjadi kebakaran terbesar yang terjadi pada tahun ini.

Hingga saat ini pihak Damkar belum mengetahui penyebab kebakaran tersebut. Namun, dugaan sementara karena puntung rokok.

Pada saat kejadian baik gudang maupun bengkel tidak ada yang menjaga karena mudik untuk lebaran. Sang pemilik sendiri tinggal di Perumahan Ciporang.

“Kerugian baru dikalkulasi Rp810 juta. Tapi bisa juga lebih karena gudang kayu itu buka hanya penyimpanan kayu jati, tapi juga tempat untuk pembuatan alat-alat rumah tangga seperti lemari dan kursi,” tandas Kepala UPTD Damkar Kuningan Bambang Hernaedi MM kepada kuninganmass.com, Jumat pagi usai memadamkan api.

 

 

 

 

Diterangkan, lahan 150 bata yang dijadikan gudang itu merupakan tanah bengkok kades. Kejadian ini merupakan kali keempat terjadi selama gudang itu ada.

Bambang menyebutkan, kejadian kebakaran bukan hanya di Ciporang. Tapi, juga panglong kayu milik Yanto 48 dan Ny.Icih Blok Sampih Dusun Sampora Desa Purwasari Kecamatan Garawangi.

Untungnya  kejadian yang terjadi pada Kamis pukul 23.00 WIB  RT.008/005 itu tidak menyebabkan kerugian besar, penyebab kebakarkan dari puntung rokok. (agus)

 

 

error: Hak Cipta Berita Milik Kuninganmass.com