Jumlah Polwan Baru 5,6 Persen

JAKARTA (MASS) – Jumlah Polisi Wanita (Polwan) di Indonesia kini mencapai sekitar 24 ribu orang. Sementara total anggota Polri sekitar 430 ribu orang. Maka jika dipersentasekan hanya sekitar 5,6 persen.

Angka ini terungkap dalam Seminar/Focus Group Discussion di Hotel Grand Kemang, Jakarta Selatan, Senin (25/9/2017) ini. Kegiatan yang diselenggarakan Kompolnas (Komisi Kepolisian Nasional) tersebut mengangkat isu Strategis Peran Polwan dalam mewujudkan Polri yang promoter.

“Kompolnas memandang penting tentang perlunya peningkatan peran dan fungsi Polwan dalam mengemban tugas-tugas kepolisian, sehingga Polwan pun memiliki kesempatan yang sama untuk menduduki posisi-posisi strategis di lingkungan Kepolisian,” ujar salah satu komisioner Kompolnas, Dede Farhan Aulawi, menjawab pertanyaan media di sela kegiatan.

Dengan peran penting tersebut, lanjutnya, Polwan tidak hanya mengurusi masalah perempuan dan anak saja. Tapi juga melaksanakan semua tugas Polri sebagai alat negara dalam menjaga harkamtibmas, melindungi, mengayomi dan melindungi masyarakat serta menegakan hukum.

Namun jumlah Polwan masih sekitar 5,6 persen dari total anggota Polri. Selain itu pangkat tertinggi Polwan saat ini hanya Brigadir Jenderal. Oleh karena itu, Dede berharap jumlah Polwan bisa meningkat dan banyak yang yang menjadi perwira tinggi.

“Tentu saja Polwan pun diharapkan tidak melupakan tugasnya di rumah dalam melayani suami dan mendidik anak. Jadi ada keseimbangan dalam menjalankan peran sebagai ibu dan istri di rumah, dengan kewajiban melaksanakan tugas-tugas negara sebagai anggota Polri,” kata Dede Farhan.

“Dalam seminar ini diharapkan akan tergali masalah-masalah fundamental menyangkut harapan, peluang, hambatan dan tantangan polwan ke depan. Selanjutnya Kompolnas akan menganalisa setiap permasalahan tersebut, dan akhirnya menjadi bahan dalam menyusun saran pertimbangan kepada Bapak Presiden terkait arah bijak strategis Kepolisian,” ungkapnya.

Seminar sehari yang mengundang 4 orang narasumber ini, diikuti oleh sekitar 40 orang peserta. Mereka berasal dari Polri, Komnas Perempuan, Akademisi dan Jurnalis. (deden) 

error: Hak Cipta Berita Milik Kuninganmass.com