IMM Berbagi Anak Yatim Lewat Games

SINDANGAGUNG (MASS) – Dalam memeringati tahun baru Islam Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) berbagi kebahagiaan dengan anak yatim di Desa Tirtawangunan Kecamatan Sindangagung. Semangat berIMM terlihat dari berbagai games dilaksanakan antusias oleh peserta yang menggambarkan betapa bahagianya mereka.

Acara yang diikuti anak yatim asuhan Dede Rofi’i selaku ketua Yayasan Shalafiah ini digelar rutin tiap tahun. Kali ini adalah tahun ke 16. Acara Minggu (1/10/2017) tersebut  diikuti oleh sekitar 100 orang. Tujuannya disamping membahagiakan anak yatim, juga untuk menanamkan rasa berbagi serta menjembatani antara agniya dan yatim.

Setelah mengikuti games menarik, kegiatan akan dilanjutkan Selasa (2/10/2017) ini dengan pengobatan gratis untuk jompo dan dhuafa. Rencananya Ketua TP PKK Kuningan Hj Ika Purnama bakal hadir.

menurut pemaparan sandi selaku ketua pelaksaana dan kabid seni budaya dan olahbraga IMM kuningan,

“Peserta pada acara ini dihadiri oleh 7 desa yaitu Desa Dukuhloor, Babakanreuma, Tirtawangunan, Kaduagung, Balong, Ancaran, Kalimanggis,” sebut Ketua pelaksana, Sandi yang kebetulan menjabat Kabid Seni Budaya dan Olahraga IMM Kuningan itu.

Sandi juga berharap agar setelahnya acara berlangsung anak-anak yatim dapat selalu bersemangat dan ceria. Terutama saat belajar karena masa depan bangsa ada ditangan mereka. Selain itu agar rekannya di IMM dapat lebih peduli lagi terhadap sesama dan dapat mengambil segala hal positif dari kegiatan tersebut.

Tidak jauh beda dengan harapan Sandi, Dede Rofi’i pun berharap agar para yatim dapat terus tumbuh dengan semangat untuk meraih cita-cita. Tentu saja dengan tidak melupakan sesama dan gemar berbagi.

“Saya juga berharap di tahun-tahun selanjutnya acara yang dilaksanakan bisa lebih baik dan persiapan bisa lebih matang. Bila perlu tahun depan kita adakan camping bersama anak yatim,” harap Dede.

Sementara itu Iwan Setiawan yang juga pengurus IMM merasa senang dapat membantu dan bekerjasama memberikan games-games dan semangat kepada adik-adiknya. Dia juga merasa mendapatkan pengalaman serta pembelajaran baru dari makna indahnya berbagi.  

“Jangan pernah remehkan sedikit saja pemberian, karena jika dengan keikhlasan sedikitpun dapat jadi kebahagiaan,” kata Iwan. (deden) 

error: Hak Cipta Berita Milik Kuninganmass.com