Ibu-ibu Tidur di Jalan

KUNINGAN (Mass) – Disamping strategi rantai manusia dengan saling bergandengan tangan dalam menghadang aparat, massa penolak eksekusi pun melancarkan aksi menarik. Ibu-ibu warga adat Sunda Wiwitan tidur berjejer di jalan guna mencegah aparat mendekati obyek eksekusi.

Aksi ini menjadi lapis kedua ketika lapis pertama berhasil dibobol. Namun aparat keamanan tidak berhasil menghalau lapis pertama. Sehingga ibu-ibu yang sengaja tidur di jalan pun tidak bisa mereka dekati.

Selama beberapa jam orasi demi orasi disuarakan. Aksi dorong pun terjadi berkali-kali. Sedangkan alat berat masih terparkir jauh dari kerumunan massa. Alat berat yang hendak digunakan untuk meratakan bangunan rumah obyek eksekusi itu pun tidak bisa difungsikan.

Okki Satrio, Sukadi, Ima dan beberapa orator lainnya terus membakar semangat massa. Termasuk Ketua GMBI, Iwan Mulyawan yang menegaskan siap bertahan sampai titik darah penghabisan.

“Kita orang Sunda. Kita pertahankan budaya kita,” tandas Sukadi dalam penggalan orasinya.

Aksi dorong antara aparat dan massa berlangsung beberapa jam. Sekitar pukul 10.30 WIB, tiba-tiba perwakilan dari PN Kuningan mengeluarkan pengumuman. (deden)

error: Hak Cipta Berita Milik Kuninganmass.com