Hasil Survey, Salah Seorang Birokrat Dinilai Layak Dampingi Acep

KUNINGAN (Mass) – Salah seorang pejabat eselon II lingkup Pemkab Kuningan mulai mewarnai wacana perpolitikan jelang Pilkada 2018. Ia adalah Ir H Jajat Sudrajat MSi, yang kini menjabat kepala Dinas PUPR (Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang).

Birokrat yang beberapa kali masuk “karantina” di era kepemimpinan H Aang Hamid Suganda itu disebut-sebut layak dicalonkan wakil bupati mendampingi H Acep Purnama MH.

Penilaian tersebut berdasarkan hasil survey yang dilakukan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Kami Ingin Sejahtera (KIS). Terlepas dari ideal atau tidaknya survey yang dilakukan, Engkoy Suryo selaku ketuanya mengaku, ingin memberikan kontribusi terhadap daerah dari segi itu.

“Respondennya 70 orang. Yang berlatarbelakang SD 6 orang, SMP 4 orang, SMA/SMK 30 orang, S1 sebanyak 18 orang dan S2 sebanyak 12 orang. Kalau dari segi profesi, ada yang mantan sekda, 7 kepala dinas, 10 kepala desa, 12 pengusaha, 9 pensiunan, 19 PNS, 5 supir, 3 petani, 1 ojek, 2 paranormal dan 1 satpam,” jelas Engkoy kepada kuninganmass.com.

Sebagai pensiunan guru sekaligus berdarah PNI Bung Karno, Engkoy mengetahui dari 70 responden tersebut ada 34 orang kader atau simpatisan PDIP. Dia pun mengaku kaget setelah diperoleh hasil dari survey yang dilakukannya sejak Mei sampai Juni dengan bermodalkan sendiri itu.

“Dari 70 responden, semuanya setuju Acep Purnama maju kembali. Kemudian, sebanyak 51 orang menyarankan PDIP berkoalisi. Hanya 6 orang yang setuju satu paket, dan 13 sisanya mengaku tidak tahu,” ungkap Engkoy.

Dari 6 responden yang setuju satu paket, 3 diantaranya cenderung memilih M Ridho Suganda (putra H Aang Hamid Suganda). Rana Suparman (Ketua DPRD) dipilih 2 orang dan 1 orang setuju berpasangan dengan Dede Sembada (wakil bupati sekarang).

Sedangkan dari 51 responden yang menyarankan koalisi, Engkoy menyebutkan, mayoritas menunjuk Jajat Sudrajat. Responden yang setuju mencapai 43 orang.

“Yang setuju berpasangan dengan Dudy Pamuji dari Golkar hanya seorang. Begitu juga kalau berpasangan dengan Yayan Sofyan dari PKB dan Toto Suharto dari PAN, masing-masing hanya seorang juga. 5 responden lagi mengatakan belum punya pilihan wakil bupati,” paparnya. (deden)

error: Hak Cipta Berita Milik Kuninganmass.com