Hasil Dari Jualan Gorengan Itu Menghantarkan Dua Anaknya Menjadi Sarjana

KUNINGAN (MASS) –  Sore itu matahari masih terasa panas menyenggat. Di  sebuah rumah terletak di gang sempit di kawasan Kuningan kota  terlihat perempuan paruh baya duduk dikursi. Tidak henti-henti ia menatap dua foto anaknya yang nyaris bersamaan di wisuda sebagai sarjana.

Matanya menerawang jauh teringat perjuangan masa lalu. Siang malam ia berjuang untuk membesarkan lima orang anaknya. Dua anak yang baru di wisuda dari Uniku dan dari Unpad merupakan anak kedua dan ketiga.

Perempuan itu bernama Nining Surnita. Ibu lima anak ini boleh dibilang wanita hebat karena mampu menghantarkan tiga orang anak beres kuliah hingga bergelar sarjana. Sedangkan dua anaknya masih sekolah SMA dan SD.

Anak kedua dan ketiga nyaris bersamaan  di wisuda. Hebatnya lagi dua anaknya itu mendapatkan predikat lulusan terbaik di Uniku dan Unpad.

“Tidak semua orang mengetahui bagaimana perjuangan keras saya dalam membesarkan anak-anak. Saya rela berjulaan gorengan, nasi kuning, nasi uduk untuk membiaya anak-anak. Bahkan, tidak sampai disitu usai membuat gorengan langsung ke pasar membantu orang tua menjaga kios sendal,” ujar Nining mengawali cerita kepada kuninganmass.com Kamis (14/9).

Terlihat dari kelopak matanya menetes air mata. Ia tidak menyangka perjuangan keras itu membuahkan hasil yang sama sekali tidak disangka-sangka.

Perjuangan keras dan ditambah doa kepada yang maha kuasa membuat ia mampu menyekolahkan anaknya hingga sarjana. Kini tinggal dua anaknya. Namun, kini bebannya tidak seberat ketika anak pertamanya belum bekerja.

“Saya ingin semua anak bersekolah tinggi agar sukses. Saya yakin ketika ada kemauan semua cita-cita bisa terkabul. Kesuksesan itu bukan milik orang kaya dan pintar tapi milik orang yang mau berkerja keras,” tandas.

Motivasi menyekolahkan anak hingga sarjana karena Nining sendiri tidak bisa menyelesaikan kualiah. Dulu ia pernah kuliah Ikopin tapi karena sesuatu hal maka berhenti. Pengalaman itu tidak sampai terulang dengan perjuangan keras.

Kini setelah dua anaknya yang bernama Shandra Fernita Aisyah lulusan Ilmu Komunikasi Unpad  dan Zian Muhamd gaizian Putra lulusan Fhut Uniku lulus adalah menanti mereka mendapatkan perkerjaan yang sesuai dengan bidang ilmu yang digeluti.

Sebagai orang tua Nining yakin mereka mendapatkan pekerjaan yang sesuai. Nilai yang tinggi ditambah doa orang tua akan menjadi berkal untuk melamar ke perusahana atau pun instansi.

Nining ingin berbagi dengan orang tua yang lain bahwa memberikan ilmu untuk bekal masa depan lebih penting dari pada harta.  Ia yakin masih banyak diluar sana-sana ibu-ibu hebat yang  terus bertarung memperjuangkan anaknya agar sukses. (agus)

error: Hak Cipta Berita Milik Kuninganmass.com