Edo Tanggapi Miring Pernyataan Abdy Yuhana

KUNINGAN (MASS) – Pernyataan Sekretaris DPD PDIP Jabar, Dr Abdy Yuhana SH MH tempo hari terkait duet Acep-Desem (Adem) sudah 99 persen ditanggapi miring oleh M Ridho Suganda MSi (Edo). Ia menyayangkan peran Allah SWT hanya diberi 1 persen saja.

“Saya kurang sependapat dengan komentar kang Abdy. Karena saya sebagai manusia yang beragama pasti mempertanyakan masa peran Allah dalam tujuan kita hanya diberi 1 persen. Jadi apapun hasilnya itu karena rencana dari Allah SWT,” jawab Edo kala ditanya kuninganmass.com, Minggu (15/10/2017).

Terkait rekomendasi DPP PDIP, ia serahkan semuanya kepada partai. Kalau memang hasilnya Acep Purnama dengan Dede Sembada, Edo mengaku akan menerimanya dengan senyuman. Dirinya akan menerima dengan besar hati. Namun ia tidak menjawab bakal loncat pagar meski ditanyakan oleh portal ini.

“Menurut hasil test penjaringan saya punya nilai paling tinggi diantara yang lain. Tapi kalau saya tersingkir dari yang tidak mengikuti proses artinya dia lebih pantas menurut partai,” ucapnya.

Sebaliknya jika dirinya direkomendasi, berarti partai telah berpikir objektif bukan karena alasan tugas partai. Karena menurut Edo, tugas partai itu berlaku apabila tidak ada kader PDIP yang berminat untuk menjadi calon kepala daerah barulah diberikan tugas partai.

“Ya kalau yang mendaftar ada 3 orang masa perlu ada tugas partai? Kalau ditanya maunya dengan siapa, pasti dengan calon yang sama-sama sudah menempuh proses yang telah ditetapkan oleh partai, agar saya turun ke arena pilkada dengan semangat dan tujuan yang sama, bukan cuma pura-pura,” tandasnya.

Sementara, disinggung pertemuan dengan politisi PKS dan PPP, Edo menjelaskan hanya membicarakan tentang peran pemuda dalam pembangunan Kabupaten Kuningan.

“Karena sebagai sesama pemuda kita merasa perlu diberikan peran yang lebih maksimal untuk bisa membuktikan kapasitas kita sebagai pemuda yang peduli dengan Kuningan,” tutur anak bungsu dari H Aang Hamid Suganda itu.

Sedangkan terkait isu bakal berpasangan H Dudy Pamuji SE MSi dari Partai Golkar, Edo mengaku sampai saat ini belum sempat silaturahmi dengan Dudy. Ketika mencuat Golkar hendak berkoalisi dengan PPP mengusung duet Dudy-Edo, baginya dalam politik sah-sah saja.

“Dalam politik sah-sah saja kalau kita mempunyai rencana ke sana. Yang penting tujuannya tetap sama, Bangkit Bersama Demi Kuningan,” pungkas Edo. (deden)

 

error: Hak Cipta Berita Milik Kuninganmass.com