Dudy: Pekarangan Rumah Bisa Ditanami Labu Madu

SINDANGAGUNG (MASS) – Ketimbang dianggurkan, pekarangan rumah bisa ditanami Labu Madu. Masa panennya singkat. Jika ditanam hari ini maka Desember nanti sudah bisa dipanen. Itulah ajakan salah seorang bakal calon bupati dari Partai Golkar, H Dudy Pamuji SE MSi kepada ibu-ibu.

Ajakan ini disampaikan pula kepada kalangan ibu-ibu di Desa Kertayasa Kecamatan Sindangagung, Minggu (1/10/2017). Kebetulan politisi yang menaruh perhatian besar terhadap pemberdayaan Kelompok Wanita Tani (KWT) itu sedang berkunjung. Ia menghadiri kegiatan arisan dan pengajian ibu-ibu KWT sekitar 100 orang.

Saat didaulat untuk memberikan sambutan, Dudy menegaskan selama ini sangat concern pada pengembangan bidang pertanian. Dua bulan lalu, tutur Dudy, ia bersama relawan dan petani di Mandirancan baru saja melaksanakan panen labu butter nut.

“Alhamdulillah dengan dukungan dari berbagai pihak para petani di sana bisa meningkat pendapatannya dengan upaya pemanfaatan lahan pertanian dengan sistem tumpang sari. Nah sore ini saya pun ingin mengajak ibu-ibu di sini untuk menanam benih labu madu di pekarangan masing-masing,” kata Dudy.

Insya Allah, imbuhnya, Desember nanti sudah bisa dipanen. Dudy mengajak untuk panen bersama dan produknya bisa dijual ke supermarket yang ada di Kuningan atau Cirebon.

“Saya hanya menyiapkan benihnya saja selanjutnya silakan ibu-ibu menanam dan merawatnya bekerjasama dengan para relawan saya di bidang pertanian,” serunya.

Dudy mendengar di Kertayasa sudah berdiri outlet atau toko sebagai tempat penjualan produk olahan hasil pertanian seperti boled, singkong, bayam, dan lainnya. Untuk labu madu pun kemungkinan nanti sebagian ada yang diolah sedemikian rupa sehingga bisa menjadi produk olahan tertentu yang memiliki nilai jual yang lebih tinggi.

“Saya yakin terhadap kreativitas ibu-ibu di sini karena saya dengar sudah teruji dan terbukti,” tandas owner objek wisata Sidomba itu.

Dalam kesempatan itu Dudy menyerahkan benih labu madu kepada perwakilan ibu-ibu KWT yang hadir yang kebetulan juga menjabat sebagai Ketua BUMDES Desa Kertayasa. Hadir ketua RW, tokoh pemuda dan tokoh agama desa setempat.

Ketua Tim Relawan Dudy Pamuji (TRENDY), Asep Sufyan mengakui Dudy Pamuji memiliki kepedulian yang tinggi terhadap upaya pemberdayaan di sektor pertanian. Tentu disamping concern terhadap upaya membangkitkan semangat wirausaha anak anak muda di Kuningan.

Dudy Pamuji Didaulat memberikan sambutan pada acara arisan ibu-ibu di Kertayasa Sindangagung Minggu (1/10/2017)

“Jadi kegiatan ini merupakan rangkaian kegiatan kedua setelah di Mandirancan pada bulan Juli yang lalu dan Insya Allah dalam waktu dekat (minggu kedua Oktober ini) akan menyambangi para petani jagung di sentra perkebunan jagung Kuningan di Kecamatan Cimahi,” sebutnya.

Bagaimana pun, sambung Asep, Dudy Pamuji sadar betul bahwa berdasarkan data BPS potensi Kuningan itu tidak terlepas dari sektor pertanian/perkebunan, sektor pariwisata dan sektor ekonomi kreatif berbasis ekonomi kerakyatan.

“Tiga sektor ini pula yang Insya Allah ke depan akan dirumuskan menjadi visi misi dan program unggulan saat sudah ditetapkan pasangan calon,” ungkap mantan ketua STIKKU itu.

Jadi, tandas Asep, selama ini usaha yang dilakukan Dudy Pamuji bersama tim relawannya adalah dalam rangka penjaringan aspirasi dan identifikasi masalah. Dalam waktu dekat juga TRENDY kembali akan menyelenggarakan kegiatan GAPURA di 3 kecamatan yaitu Ciawigebang, Cidahu dan Kalimanggis. (deden)

 

error: Hak Cipta Berita Milik Kuninganmass.com