Cerita Warga Kalimanggis yang Tak Masuk Kuota, Tapi Bisa Berangkat Haji

KUNINGAN (MASS) –  Cerita Jaenal Mutaqin bisa menjadi pembelajaran bagi semua umat Islam tentang kekuasan Allah. Sesuatu yang dinilai tidak mungkin oleh manusia tapi bagi Allah semuanya bisa.

Kisahnya berawal dari Zeze (panggilan akrab Jaenal Mutaqin) yang fokus menggeluti Pramuka dan ditunjuk menjadi Pembina Pramuka di SMP Negeri 1 Cidahu. Puncaknya meraih penghargaan Messages Of Peace (MOP) Hero Award 2016 dari Raja Saudi Arabia.

Penghargaan tersebut diberikan atas dedikasinya menginisiasi dan melaksanakan program Scout Jurney of Peace (SJOP). Ternyata pernghargaan itu menjadi pintu masuk ia bisa melaksanakan ibadah haji.

Disaat yang lain harus menunggu daftar tunggu hingga belasan tahun. Justru Zeze diundang langsung oleh Pramuka Arab Saudi (Saudi Arabian Scouts Association) untuk melaksanakan rukun Islam nomor lima.

“Saya tidak menyangka sama sekali bakal mendapatkan undangan untuk menunaikan ibadah haji. Maka, ketika ada surat bahwa tanggal 23 Agustus harus sudah bertolak ke Arab kaget bukan kepalang,” ucap Zeze membuka cerita kepada kuninganmass.com, Rabu (20/9/2017).

Singkat cerita ia berangkat bersama  Bambang Abdul Aziz dari Kabupaten Tasikmalaya yang juga dari Gerakan Pramuka. Berbeda dengan yang jamaah yang lain Zeze sudah kembali ke Indonesia pada tanggal 6 September.

Ternyata  ia  melaksanakan ibadahnya lebih fokus ke yang hal-hal yang wajib. Bukan hanya wakil dari Indonesai tapi juga datang bersama dari perwakilan Bangladesh, Malaysia, Pakistan dan beberapa negara lainnya.

“Apa yang saya peroleh ini berkat  doa dari keluarga, kerabatan dan juga sahabat. Saya benar-benar bersyukur ini mungkin jawaban dari Allah setelah kemarian ada permasalahan sehingga harus keluar dari SMP,” ucap pria yang baru menikah itu.

Ia berharap apa yang diperolehnya bisa memotivasi generasi muda yang lainya agar bisa berbuat lebih. Berprestasi bisa melalui apa saja sesuai dengan potensi yang dimiliki.

 

“Saya mau mengucapkan terima kasih kepeda Pak Kadis  Pendidikan dan Kebudayaan Kuningan atas supportnya dan juga bapak Bupati dan Ibu Bupati Kuningan  yang telah memberikan support moril maupun materil. Terima Kasih juga kepad Kwarcab Kuningan dan Kwarda Jawa Barat juga Kwartir Nasional Gerakan Pramuka,” tandasnya.

Sekedar informasi, dua orang yang diundangan khusus untuk melaksanakan ibadah haji melalui proses ketat. Mereka dinilai aktif menyebarluaskan Messengers of Peace di berbagai kegiatan/event Pramuka, dan mendedikasikan karyanya untuk kemajuan Pramuka Indonesia.(agus)

error: Hak Cipta Berita Milik Kuninganmass.com