Ada Keluhan pada Penyelenggaraan Hari Jadi Kuningan

KUNINGAN (MASS) – Jelang penutupan Pameran Pembangunan peringatan Hari Jadi Kuningan ke 519 malam ini (15/9/2017), sebuah keluhan muncul. Kesuksesan dari penyelenggaraan pesta rakyat Kuningan tersebut tidak terlalu mulus, tapi menyisakan sesuatu yang dapat dijadikan bahan evaluasi ke depan.

Salah satunya dalam distribusi tugas dan kewenangan kepada kepanitian PHBN (Panitia Hari Besar Nasional), menurut salah seorang sumber menyebutkan, itu kurang jelas. Tidak sedikit dari berbagai pengadaan barang, menurut dia, ditangani langsung oleh ketua panitia.

“Seksi-seksi kurang difungsikan. Hal-hal kecil saja ditangani langsung oleh ketua panitia. Seperti beberapa pengadaan, salah satunya pengadaan kaos,” ungkap salah seorang sumber di lingkungan pemda yang namanya minta dirahasiakan.

Koordinasi dengan EO (Event Organizer) Pameran pun, menurut dia, tidak melalui seksi. Tapi justru langsung dengan ketua panitia. Selain itu, dalam pelaksanaan karnaval budaya Minggu (10/9), pengaturannya dinilai tidak maksimal. Rombongan peserta karnaval terlihat rebutan agar bisa segera tampil di depan panggung kehormatan.

“Biasanya ada yang ngatur supaya tertib. Biasanya juga pakai tali tambang biar rapi. Ini mah tidak. Ya akhirnya saling rebutan,” kata sumber itu.

Keluhan tersebut ditambahkan oleh Ketua F-Tekkad, Soejarwo. Ia menyoroti lokasi pameran yang diselenggarakan di areal sempit yakni Pandapa Paramarta. Mestinya, kata dia, panitia berinovasi mencari lokasi yang lebih luas.

“Warga setempat sampai tidak bisa keluar masuk seperti biasanya. Lalu, karena dekat dengan sekolahan, tentu itu mengganggu aktivitas belajar mengajar mereka,” ucapnya.

Jika di lokasi lain muncul kekhawatiran sepi pengunjung, menurut Jarwo, jadi bagian dari risiko. Dibutuhkan kreativitas agar lokasinya jadi ramai dengan berbagai upaya promosi yang lebih maksimal.

Ketika dikonfirmasikan, Ketua PHBN, H Maman Hermansyah MSi membantah jika dirinya tidak memfungsikan kepanitiaan. “Semua panitia difungsikan kok,” tandasnya.

Maman melanjutkan, dirinya sudah bekerja keras dengan seluruh panitia untuk menyukseskan seluruh kegiatan dari mulai HUT RI sampai kegiatan Hari Jadi Kuningan. Kalaupun masih ada kekurangan pihaknya minta maaf.

“Kalaupun ada kekurangan saya mohon maaf. Dan kritik saran yang positif yang disampaikan, saya ucapkan terima kasih untuk kemajuan di masa depan. Sakali deui hapunten mung sakitu kamampuan panitia,” pungkasnya. (deden)

error: Hak Cipta Berita Milik Kuninganmass.com