Mahasiswa Kuningan Ini Jadi Dalang Sejak Kelas 6 SD

KUNINGAN (MASS) – Generasi Muda Kuningan perlu kiranya mengetahui dan belajar akan Budaya Sunda ini. Hampir semua kalangan pasti menyadari akan perubahan dan keadaan Seni Budaya/tradisi sunda yang merupakan ciri khas yang dimiliki oleh setiap daerah dan tentunya berbeda pula kesenian di setiap daerahnya.

Batara Wisnu Barmanto Salah satu Mahasiswa STKIP Muhammadiyah Kuningan contohnya. Pemuda asal Desa Ciomas Kecamatan Ciawigebang ini sudah sejak duduk di bangku kelas 6 Sekolah Dasar (SD) dia sudah menekuni kesenian sunda dengan menjadi seorang dalang. Namun anak ke tiga dari lima saudara ini sebenarnya sejak duduk di kelas 3 SD, dia pun sudah tertarik akan dunia pedalangan.

“Awalnya cuman main-main wayang punya aki ketika kelas 3, itupun tanpa sepengetahuan aki dan orangtua sebab waktu itu aki seorang dalang,” tutur Wisnu.

Rupanya bakat dalang ini tak sekadar berawal dari hobi, namun ternyata dia juga merupakan cucu dari dalang Sudjata Amidjaya. “Aki ini dulunya kakak seperguruan dalang Asep Sunandar,” ujar Wisnu.

Mahasiswa berumur 23  tahun ini, memulai karirnya ketika duduk di bangku kelas 6 SD. Berbagai kegiatan dan festival serta apresiasi/penghargaan telah dia ikuti dan dapatkan. Seperti dengan tampil di kegiatan perpisahan (6 SD), Napak Jagad Pasundan (2 SMP), tampil di Festival Musik Tradisional (3 SMP), tampil di Bandung di Taman Bbudaya, Gedung Sate dan di Dago (1 SMA).

Selain itu, Wisnu pun pernah tampil dalam festival di Cirebon “pergelaran seni budaya” (3 SMA), tampil di acara Dinas Penerangan dan Hutbun “Ngajaga, ngariksa alam priaangan” (Mahasiswa), Kampung Literasi di Kalimanggis Kulon (Mahasiswa), serta Napak Jagad Pasundan (Mahasiswa).

“Alhamdulillah saya masih bisa menjaga dan melestarikan budaya, dan kebanggaan terbesarnya yakni saya bisa mengikuti jejak sang aki, sebab dalam keluarga aki rupanya hanya saya yang menjadi dalang,” ujarnya.

Wisnu pun rupanya pernah menjadi seorang model di iklan “Kuningan sebagai Kota Wisata”. Ia sering tampil mengisi acara-acara “hajatan” pernikahan, sunatan dan acara lain. Rencananya tahun ini dia akan mengikuti Festival Padalangan Kuningan yang akan diselenggarakan oleh Disdikbud.

Kepada kuninganmass.com, Wisnu berpesan soal pentingnya menjaga dan melestarikan Budaya Sunda. “Kalau bukan kita lalu siapa lagi yang menjaga, ketika ada jalan maka melangkahlah dan ketika ada kesempatan kejarlah, jangan menyerah sebelum melakukan,” pesannya. (argi)

error: Hak Cipta Berita Milik Kuninganmass.com