Aksi Nyata Kader PAN Bantu Warga Cibingbin

KUNINGAN (Mass) – DPD Partai Amanat Nasional (PAN) memberikan bantuan langsung ke enam titik lokasi terparah musibah banjir bandang di wilayah Cibingbin Kuningan, Selasa (23/1). Bantuan diserahkan langsung Ketua DPD PAN Kuningan H Udin Kusnaedi SE didampingi anggota DPRD dari Fraksi PAN serta para kader PAN lainnya.

“Kita hari ini kembali mendistribusikan bantuan kepada para korban banjir bandang di Cibingbin. Ini kedua kalinya bantuan dikirimkan untuk membantu saudara kita yang terkena musibah disana, supaya bisa sedikit meringakan beban mereka,” ucap Ketua DPD PAN Kuningan H Udin Kusnaedi SE kepada kuninganmass.com di lokasi penyerahan bantuan.

Baginya, aksi kepedulian ini merupakan wujud empati terhadap sesama yang tengah mengalami musibah. Sehingga, tak hanya kader-kader PAN yang duduk di DPRD untuk terjun langsung membantu para korban, seluruh kader PAN baik di DPD hingga tingkat DPC dan ranting PAN harus bergotong royong membantu warga masyarakat yang terkena musibah.

“Ada paket sembako yang kita sumbangkan, ada pula alat-alat kebersihan untuk dipakai membersihkan sisa-sisa lumpur dan sampah akibat terbawa banjir. Kita juga buka posko di lokasi musibah, sehingga semua bantuan agar cepat terdistribusikan ke seluruh titik yang perlu segera dibantu,” ujarnya.

Bahkan, Jiud sapaan akrab H Udin Kusnaedi SE menyempatkan untuk meninjau sejumlah lokasi rumah-rumah warga yang terdampak banjir bandang. Adapula rumah warga yang rusak berat akibat terbawa aliran deras banjir bandang.

“Kita meninjau langsung ke sejumlah rumah korban banjir, termasuk salah satu warga yang rumahnya terbawa arus sungai tersebut. Kebetulan juga, korban bertetangga dengan anggota dewan saudara kita dari PAN yakni Iis Istohari, kita juga berdiskusi bersama-sama memikirkan bagaimana caranya supaya rumah yang terbawa arus sungai itu bisa kembali seperti semula, artinya rumahnya bisa kembali dibangun,” ungkapnya.

Jiud juga sempat mengobrol dengan warga setempat, dan diketahui bahwa musibah banjir bandang itu bukan merupakan musibah tahunan, kejadian terparah baru kali ini terjadi. Soal penanganan kedepan, dirinya menilai pemerintah daerah sudah memiliki cara tersendiri supaya banjir serupa tidak terjadi lagi.

“Ya minimal kita harus bisa menjada kelestarian alam, karena musibah itu tidak ada yang tau. Tetapi apabila kita saling menjaga dan berinteraksi dengan alam, Insya Allah semua bisa diantisipasi. Semoga, musibah tidak terjadi lagi di Kuningan, khususnya di Cibingbin ini,” pungkasnya. (andri)

error: Hak Cipta Berita Milik Kuninganmass.com