Yudi: Gak Mungkin Paslon Nomor 2 Gelar Dangdutan

KUNINGAN (MASS) – Saat ditanya strategi kampanye berikutnya usai kampanye akbar, Ketua Setgab Paslon Dudy-Udin menegaskan ketidakinginannya untuk menggelar dangdutan. Justru seperti yang dilakukannya pada saat kampanye akbar di Luragung, pihaknya ingin terus menggelar sorban peduli Palestina.

“Gak mungkin paslon nomor 2 nganggep dangdutan. Kegiatan kita bernuansakan Islam, apalagi nanti masuk bulan suci Ramadhan. Seperti kemarin di Luragung kita gelar sorban peduli Al Aqsa Palestina,” ujar Ketua Setgab Paslon Dudy-Udin, H Yudi Budiana SH, usai menyaksikan final turnamen voli Bayem Cup II, Kamis (10/5/2018).

Tadi malam pun, lanjut Yudi, perwakilan dari Kuningan dikirimkan oleh tim paslon nomor 2 untuk berangkat ke Kedutaan Amerika Serikat. Mereka bergabung untuk mengikuti Aksi Bela Palestina dalam kelompok massa yang dinamakan ‘Koalisi Indonesia Bela Baitul Maqdis’.

“Kita tolak rencana Amerika Serikat. Palestina harus merdeka sepenuhnya,” tegas ketua DPD Partai Golkar Kuningan itu diangguki H Dudy Pamuji dan H Udin Kusnaedi.

Disinggung rencana pengisian bulan suci Ramadhan, Yudi mengatakan, pihaknya akan terus bersilaturahmi dengan masyarakat lewat kegiatan yang lebih bernuansakan islami. Menurutnya, sah-sah saja sholat berjamaah magrib, buka bersama, tarawih, sholat subuh berjamaah di masjid.

“Yang penting kan bukan kampanye. Jadi gak masalah, itu bukan politisasi masjid,” kata Yudi.

Kaitan hasil survei paslon sejauh ini, ia berharap ke depan mempunyai waktu untuk melaksanakannya. Sehingga indikator besar kecilnya dukungan dari masyarakat bisa kelihatan. Namun dari informasi yang berhasil ia serap, belakangan ini dukungan terhadap paslon nomor 2 mengalami lonjakan.

“Alhamdulillah dari informasi dari puluhan kecamatan, suara nomor 2 naik signifikan. Apalagi kita mendapatkan dukungan dari para habaib dan ulama. Kalau struktur partai dan relawan sudah pasti terus bergerak,” ungkapnya.

Ditanya optimisme dapil mana saja yang dikuasai oleh paslon Dudy-Udin, Yudi optimistis di semua dapil. Sedangkan soal berapa besar hasilnya, ia mengajak untuk melihat nanti pada 27 Juni mendatang.

“Kami yakin masyarakat Kuningan cerdas dalam memilih. Apalagi pada kampanye akbar kemarin kita mengisinya secara islami dan religious. Ternyata itu mendapat respon luar biasa dari masyarakat. kampanyenya berjalan tertib, aman dan ada pembekalan tholabul ilmi,” tandas Yudi. (deden)

error: Hak Cipta Berita Milik Kuninganmass.com