Yosa Tidak Kelihatan

KUNINGAN (MASS) – Pada acara Deklarasi Tolak Politik Uang dan Politisasi SARA di Horison Tirta Sanita Sangkanurip Rabu (14/2/2018), 6 kandidat tidak komplit. Cawabup dari paslon Sentosa, Yosa Octora Santono tidak kelihatan. Hanya Cabubnya dr Toto Taufikurohman Kosim.

Beda dengan paslon lainnya, dua-duanya hadir. Baik Dudy-Udin maupun Acep-Ridho. Terpaksa, komitmen tertulis hanya diteken Toto tanpa Yosa. Ketidakhadiran Yosa pun mengundang tanya banyak pihak. Pasalnya acara tersebut dianggap sakral demi mewujudkan pilkada yang bersih dan berintegritas.

Kala dikonfirmasi wartawan, Toto mengatakan calon wakilnya itu sedang sakit. Ia mendadak panas, batuk dan influenza. Kepada Toto Yosa meminta ijin untuk tidak menghadiri guna disampaikan ke Panwaskab Kuningan selaku penyelenggara.

“Kebetulan sakit, jadi gak hadir. Tapi kita komit kok untuk menolak politik uang dan politisasi sara. Saya kan cabupnya,” tandas direktur RSU KMC yang sudah mengambil cuti itu pasca deklarasi.

Komisioner Panwaskab, Abdul Jalil Hermawan mengatakan, ketidakhadiran Yosa tidak jadi masalah. Selain karena sakit, acara itu pun tidak termasuk tahapan pilkada. Deklarasi tersebut hanya inisiatif panwaslu.

“Sakit atau gak sakit yang penting mewakilkan. Jadi ketidakhadiran pa Yosa gak jadi masalah,” jelas dia. (deden)

error: Hak Cipta Berita Milik Kuninganmass.com