Terkait Video Viral, Empat Pihak Sepakat

KUNINGAN (MASS)- Meskipun pada Minggu (21/4/2019)  sore pasca kejadian pihak KPU sudah mengklarifikasi terkait video viral di GOR Ewangga. Namun, untuk memastikan kembali bahwa masalah itu sudah klir, pihak KPU bersama Polres Kuningan, Bawaslu dan juga Relawan  02  kumpul bersama di kantor KPU.

Menurut Ketua KPU Asep Fauzi, terkait video viral di GOR Ewangga itu merupakan miss komunikasi antara relawan dan Anggota PPK. Ia pastikan bahwa dokumen  yang diambil oleh PPK di GOR yang merupakan tempat gudang PPK Kuningan merupakan salinan C plano.

“Sejak dari TPS pun dokumen itu memang diluar kotak suara dan salinan pun memang harus diserahkan ke KPU,” ujar Asep, Rabu (24/4/2019).

Sementara Komisioner Bawaslu Kuningan Abdul Jalil Hermawan  menerangkan bahwa video yang meresahkan itu karena terjadi karena keselahpahaman dan masalah sudah selesai ketika semua pihak duduk dalam satu meja.

Sedangkan Kapolres  AKBP Iman Setiawan meminta kepada masyarakat untuk tidak percaya kepada video hoax karena permasalah itu sudah selesai. Dan semua pihak  menjaga bahwa Pemilu di Kuningan berjalan demokrasi sesuai dengan keinginan masyarakat.

Ditempat yang sama H Andi Budiman yang merupakan Relawan 02 mengaku, kejadian itu tidak akan terjadi andai petugas dari PPK tidak berbohong. Pasalnya, ketika masuk GOR mereka mengaku akan memasang spanduk, justru pemasangan spanduk tidak ada yang ada malah pulang membawa berkas.

“Bagaimana kami tidak curiga kalau seperti itu. Jadi, intinya harus jujur agar tidak kecuriagaan dan kami mengganggap masalah sudah selesai,” ujarnya. (agus)

error: Hak Cipta Berita Milik Kuninganmass.com