Terasa Buktinya, Pelaku UKM Cisantana Dukung Acep

KUNINGAN (MASS) – Di Desa Cisantana Kecamatan Cigugur, Calon Bupati Nomor 3 H Acep Purnama diajak mampir oleh warga di Sentra Pembuatan “Ketempling Raos”, milik ibu Icih (42), Blok Pasir RT 19/07. Ia terlibat obrolan dengan pelaku UKM tersebut.

“Saya ingin lebih banyak mendengar langsung dari pelaku UKM tentang keluhan, permasalahan dan saran. UKM-UKM ini harus dijaga tumbuh kembangnya dan pemerintah harus hadir mendampingi mereka,” ujar Acep.

Menurut Bupati Kuningan non aktif ini, sektor UKM mendorong perekonomian sangat signifikan. Apalagi UKM yang bergerak di produksi makanan khas Kuningan, seperti ‘Ketempling Raos’ ini. Ia mengatakan, Kuningan adalah kabupaten tujuan wisata. Praktis, banyak dikunjungi wisatawan dari luar kota.

“Tentunya, sektor UKM seperti ini sangat memiliki potensi untuk berkembang jika didukung oleh banyak pihak,” ujar mantan ketua DPRD 2 periode itu.

Ibu Icih selaku Owner UKM Ketempling Raos, mengaku senang kedatangan bupati yang tengah cuti dikarenakan sedang mencalonkan diri kembali ini. Secara tegas ia mendukung penuh Acep memimpin kembali Kabupaten Kuningan.

“Saya sangat mendukung beliau untuk memimpin kembali Kabupaten Kuningan. Selama memimpin, pa Acep Purnama sudah banyak memberikan bukti nyata. Kepedulian beliau kepada dunia UKM seperti Ketempling Raos ini sudah besar,” ungkap Ibu Icih.

Acep Purnama kemudian melihat langsung proses produksi ketempling, sekaligus ngobrol dengan para pegawainya. Acep Purnama terlihat mencoba melakukan sendiri salah satu tahap pembuatan ketempling dengan diajari oleh salah satu pegawai.

“Wah ternyata susah juga ya. Kelihatannya mah gampang,” ucap Acep saat mencobanya. Pegawai di sampingnya terlihat tersenyum-senyum saja.

Tidak lama kemudian Acep memaparkan program pemerintah daerah di bidang usaha. Menurutnya ada tiga, diantaranya penumbuhan atau menjaring minat untuk mengembangkan usaha.

“Selain itu juga ada pendampingan bagi pelaku UKM dan peningkatan melalui pemasaran produk,” jelas Acep. (deden)

error: Hak Cipta Berita Milik Kuninganmass.com