Pilkada, PAN Harus Juara Satu

KUNINGAN (Mass) – Mantan Ketua DPD PAN Kabupaten Kuningan Hj Nining Kurnia meminta, agar kader-kader PAN Kuningan bisa unggul menjadi juara pertama pada Pilkada 2018 nanti. Bahkan, tak hanya mampu meraih suara terbanyak, PAN wajib untuk memajukan kadernya maju di Pilbup Kuningan 2018.

“Dari mulai saat ini, disaksikan langsung Sekjen DPP PAN H Eddy Soeparno SH MH, DPD PAN Cirebon, para ketua DPC PAN Kabupaten Kuningan, untuk 2018 pada Pilkada Kuningan PAN harus punya kader sendiri. Kalau sampai PAN yang diketuai Pak H Udin sekarang tidak punya bupati/wakil bupati sendiri itu memalukan, kenapa mesti ragu, kader PAN harus bisa maju di Pilbup,” tegas Mantan Ketua DPD PAN Kuningan Hj Nining Kurnia saat memberikan pidato politiknya di kantor DPD PAN setempat, Minggu (5/3).

Sebab menurutnya, di setiap even Pilkada sejak dirinya memimpin PAN hingga kepengurusan PAN saat ini, siapapun calon yang diusung dan didukung selalu menang. Namun sayangnya, belum ada kader militan PAN yang manggung di even Pilkada tersebut.

“Kalau ada kader PAN yang ingin bertarung, Insya Allah menang. Sebab, saat ini kondisi politiknya berubah, jangan pernah mundur, jangan pernah lelah, jangan pernah menyerah, PAN harus menang harus juara satu, masa harus juara kedua terus, jangan sampai kalah memalukan,” tandasnya.

Sekjen DPP PAN H Eddy Soeparno SH MH juga meminta, agar kader PAN bisa berjuang dan berusaha untuk memenangkan setiap even politik. Bahkan, dengan modal delapan kursi di DPRD, kader PAN Kuningan harus terus rajin terjun ke masyarakat agar elektabilitas kader PAN terus meningkat.

“Pilkada di Kuningan pada 2018, kita evaluasi siapa yang akan kita dorong, tapi kita utamakan kader PAN. Intinya, kita tetap mengedepankan kader untuk maju, itu prioritas, kalaupun ada dari kader ekternal tetap harus mengikuti mekanisme seleksi menjadi kepala daerah dan menjadi kader PAN,” terangnya.

Dia menjelaskan, kader PAN yang wajib maju di Pilbup harus memiliki kompetensi, kapasitas, kemampuan untuk maju dan bertarung di Pilbup, dengan probabilitas kemenangan yang tinggi.

“Ada sebanyak delapan kursi di DPRD itu menunjukan eksistensi kita di legislatif, menunjukan eksistensi kita di tengah-tengah masyarakat, tetapi untuk mengajukan calon seorang kepala daerah itu berpulang kepada individu yang akan maju. Jadi, untuk mengahsilkan kader unggulan untuk kita dorong di Pilkada itu datang dari kader itu sendiri,” pungkasnya. (andri)

error: Hak Cipta Berita Milik Kuninganmass.com