PAN Masih Malu-malu Sebutkan Nama Cabupnya

KUNINGAN (Mass) – DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Kuningan nampaknya masih terkesan malu-malu menyebutkan nama calon bupati/wakil bupati Kuningan untuk Pilkada 2018. Walaupun sejumlah nama calon dari partai lain sudah menyatakan kesiapan diri maju di Pilbup, namun PAN tidak merasa kalah start dengan munculnya nama-nama cabup tersebut.

“Siapa bilang kita kalah start, ini kita sudah start kok, hanya saja penjaringan itu kan sebagai proses bagian daripada perjalanan Pilkada. PAN sudah menentukan sikap akan maju di Pilkada, untuk nama nanti lah ada saatnya, sebab komitmen itu nomor satu bagi PAN jadi tidak boleh mengganti-ganti orang, PAN itu pantang mundur,” kata Ketua DPD PAN Kuningan H Udin Kusnaedi SE MSi didampingi sekretarisnya Aang Hasanudin saat dimintai keterangan persnya di kantor DPD PAN Kuningan, Minggu (26/2).

Sekalipun belum ada penjaringan balon bupati/wabup di partainya, Jiud sapaan akrab H Udin Kusanedi SE MSi itu menilai, bahwa penjaringan hanya sebatas proses bagian perjalanan Pilkada bukan sesuatu yang menentukan. Sebab, paling penting adalah bagaimana mesin partai itu tetap bergerak dan berjalan sampai ke tingkat basis paling bawah.

Terlebih, dalam waktu dekat DPD PAN Kuningan akan melakukan safari politik ke seluruh partai-partai yang ada di Kuningan.

“Mungkin maret kita adakan agenda safari politik ke parpol-parpol, tujuannya untuk menyamakan visi misi bagaimana caranya melihat pembangunan Kuningan saat ini dan untuk kedepan. Serta, kita sama-sama mencari sosok pemimpin yang akan diusung partai-partai politik untuk memimpin Kuningan kedepan, menyamakan visi misinya,” ungkapnya.

Ketika ditanya soal nama cabup yang belum dimunculkan oleh PAN, Jiud sekali lagi menegaskan, bahwa terkait nama calon itu gampang. Namun yang jelas, PAN akan mengajukan calon di Pilkada karena memiliki banyak kader.

“Person itu gampang bagi PAN, karena PAN kaya akan kader, yang jelas PAN akan mengajukan. Kita samakan dulu visi misinya dengan partai lain, tapi harus digaris bawahi bahwa safari politik itu bukan roadshow untuk memenangkan seseorang, karena nanti itupun akan terjadi setelah adanya koaliasi parpol,” katanya.

Jiud mengaku, sangat terbuka bagi partai manapun yang memang ingin melakukan koaliasi bersama untuk memenangkan kontestasi Pilkada nanti, selama visi misinya sejalan.

“Kita tidak ada larangan akan berkoalisi dengan partai apa dengan nama siapa, yang jelas kita satukan visi misinya dengan semangat membangun Kabupaten Kuningan lebih baik kedepan,” pungkasnya. (andri)

error: Hak Cipta Berita Milik Kuninganmass.com