Konon Di Kuningan Tak Ada Mahar Politik

KUNINGAN (MASS) – Kasus seperti La Nyalla yang gagal maju di Pilgub Jatim akibat dugaan mahar politik, konon tidak terjadi di Kuningan. Hal ini ditegaskan Ketua DPC Partai Gerindra Kuningan, H Dede Ismail SIP.

Kala dikonfirmasi kuninganmass.com, Senin (15/1), ketua parpol pengusung duet Dudy-Udin ini menegaskan tidak ada istilah mahar di Pilkada Kuningan.

“Kalau biaya konsolidasi, mengumpulkan orang, rapat dan yang bersangkutannya (kandidatnya) hadir, itu di semua partai juga ada,” ungkapnya.

Selasa (16/1/2018) besok, tiga parpol pengusung Dudy-Udin akan membentuk tim sukses. Timses tersebut merupakan gabungan dari tiga partai yaitu Golkar, PAN dan Gerindra.

“Kita akan bentuk timses mulai dari tingkat kabupaten, kecamatan sampai tingkat desa. Sistemnya seperti pada saat pemenangan pilpres lalu. Semua akan kerjasama sampai ke tingkat ranting dengan koordinasi oleh ketua PAC,” sebut Deis.

Timses itu nanti, jumlah tingkat kabupaten sebanyak 40 orang. Kemudian tingkat kecamatan sebanyak 96 orang dengan masing-masing kecamatan 3 orang. Begitu juga tiap desa 3 orang dikalikan 376 desa dan kelurahan.

“Timses besok konsen ke Pilbup Kuningan. Untuk timses pemenangan pilgub Jabar, rapat konsolidasinya terpisah,” ungkap Deis.

Sementara itu, beberapa ketua parpol lain tidak merespon konfirmasi kuninganmass.com kaitan dengan ada tidaknya mahar politik di Kuningan. Baik itu ketua PKB, NasDem maupun ketua partai lainnya. (deden)

error: Hak Cipta Berita Milik Kuninganmass.com