Ini Kriteria Calon Bupati Pilihan Para Dokter

KUNINGAN (MASS) – Untuk memilih calon bupati/wabup di Pilkada 2018 nanti, para dokter di Kabupaten Kuningan tidak akan sembarangan. Mereka yang jumlahnya mencapai 276 orang tersebut memiliki kriteria bagi calon pemimpinnya itu.

“Ada kriteria umum dan kriteria khusus. Untuk kriteria umum diantaranya punya keberpihakan pada masyarakat berdasarkan data yang riil,” sebut Ketua IDI (Ikatan Dokter Indonesia) Kuningan, dr Asep Hermana SpB FINACS FICS MM, Minggu (29/10/2017).

Disamping itu, calon pemimpin mereka pun harus punya integritas. Jangan sampai baru beberapa bulan atau beberapa tahun menjabat sudah mengenakan rompi orange bertuliskan KPK. Kriteria umum lainnya, harus betul-betul menjadi contoh dan teladan.

“Kalau kriteria khusus di bidang kesehatan, harus tahu betul dasar-dasar permasalahan kesehatan yang ada di Kuningan. Yang umum adalah, bagaimana masyarakat yang perlu bantuan kesehatan tapi tidak tercover BPJS. Atau peserta BPJS yang sudah tak mampu lagi membayar,” papar Asep.

Selanjutnya, bisa mengenali akar permasalahan kesehatan yang sedang berkembang. Contoh yang berkaitan dengan akhlak yakni kasus HIV/AIDS. Menurut Asep, sekarang ini HIV/AIDS bukan lagi domain orang-orang dewasa. Justru bagi kalangan remaja, tren kecenderungan mereka mengidap penyakit tersebut meningkat.

“Sedangkan masa inkubasinya tidak sebentar. Ada yang 4 tahun, 3 tahun. Artinya mereka sejak usia akil baligh sudah terpapar,” ungkap pemilik Klinik Metro Spesialis Bedah itu.

Kriteria khusus lainnya, bagaimana seorang pemimpin bisa mendesain sebuah perencanaan kesehatan dalam skala besar. Sehingga sifatnya antisipatif. Masalah kesehatan di Kuningan 25 tahun ke depan seperti apa, sambungnya, sudah disiapkan perangkat dan sarananya dalam sebuah grand desain mumpuni.

“Jadi, tak lagi reaktif berdasarkan kasus demi kasus,” kata Asep.

Terakhir, pihaknya berharap agar seorang pemimpin bisa memanfaatkan SDM yang ada. Menurut Asep, sekarang banyak dokter yang memang mumpuni dalam bidang structural, bidang khusus pengelolaan rumah sakit dan sebagainya, namun belum optimal dimanfaatkan oleh pemerintah.

“Saya pikir itu yang bisa jadi tolok ukur bagi kami IDI Kabupaten Kuningan untuk memilih calon pemimpinnya. Partai apapun terserah, yang jelas komitmen dari individunya, integritas pribadinya dan komitmen keummatannya seperti apa,” pungkas Asep. (deden)

error: Hak Cipta Berita Milik Kuninganmass.com