Hasil Fit and Propertest Balon Wabup Belum Muncul

KUNINGAN (Mass) –  Kendati kelima bakal calon (Balon) Wakil Bupati (Wabup) sudah mengikuti tahapan fit and propertest dari pengurus DPD PDI Perjuangan Jabar, namun hasilnya hingga saat ini belum keluar. Padahal, agenda tercepat setelah pelantikan bupati adalah pengisian jabatan wakil bupati yang harus dilaksanakan oleh DPRD dari kelima kandidat balon wabup seperti Rana Suparman SSos, M Ridho Suganda SH, Dede Sembada ST, Udin Burhanudin, dan H Ade Petruk SH MBA.

“Betul kami semua (lima balon wabup, red) baru saja mengikuti fit and propertest di DPD. Pengumumannya nanti. Kata sekjen (Sekretaris DPD, red) keputusan ada di DPP,” ucap salah seorang balon wabup, Udin Burhanudin saat dihubungi awak media melalui telepon selulernya, Kamis (9/6).

Sejak beberapa minggu ini, memang di internal PDIP sendiri proses penjaringan dan penyaringan tengah dilakukan. Bahkan, Udin usai mengikuti tahapan fit and propertest di DPD PDIP Jabar, langsung berangkat menuju ke Jakarta. Namun, tujuan kepergian ke Jakarta itu bukan untuk menemui petinggi DPP partai, melainkan untuk konsultasi ke Kemendagri yang erat kaitannya dengan Raperda di Pansus I DPRD.

“Tapi, kalau terkait verifikasi berkas persyaratan bacawabup di DPD, persyaratan tersebut bukan asal-asalan tetapi hasil berjuang atau mengabdi terhadap PDIP dari mulai tahun 1999 sebagai ketua ranting hingga sekarang,” sebutnya.

Berkas tersebut kata Udin, berupa bukti kegiatan partai dan kaderisasi. Termasuk KTA yang sudah tiga kali ganti namun masih tersimpan rapi hingga sekarang. Politisi yang kini menjabat ketua PAC PDIP Pasawahan tersebut siap untuk melalui tahapan penjaringan dan penyaringan sampai tuntas.

“Apapun hasilnya kita akan tunduk dan patuh pada keputusan partai. Saya yakin DPD dan DPP mempunyai penilaian tersendiri yang mengacu pada aturan partai,” tandasnya.

Terpisah, salah seorang struktural DPC PDIP Kuningan, Yanto Sugiyanto memberikan saran dan masukan terkait siapa nanti yang hendak direkomendasikan jadi cawabup. Ia mendesak agar cawabup harus dari struktural partai.

“Jika tidak, kami siap menggalang seluruh kader PDIP di Kuningan untuk melancarkan aksi pengumpulan KTA,” pungkasnya. (andri)

error: Hak Cipta Berita Milik Kuninganmass.com