Dudy-Udin Sambangi Kecamatan “Kasus Coklit”

KUNINGAN (MASS) – Setelah dari Kuningan wilayah Selatan, paslon Dudy-Udin melanjutkan agenda roadshownya ke Kuningan wilayah utara. Kecamatan yang baru saja mencuat kasus coklit dijadikan ajang kampanye yakni Mandirancan, jadi incaran.

Silaturahim para kader pendukung paslon tersebut dipusatkan di Gedung Serbaguna Desa Mandirancan, Selasa (30/1/2018). Sedikitnya 350 orang hadir yang merupakan kader 3 parpol, Golkar, PAN dan Gerindra dari Kecamatan Mandirancan, Pasawahan dan Pancalang.

Seperti di wilayah selatan, tiga ketua parpol pengusung hadir langsung. Ketua DPC Partai Gerindra, H Dede Ismail misalnya, dalam kesempatan itu ia menyampaikan orasi politik. Selain meminta agar kadernya menyebarkan program positif dari paslon Dudy-Udin, ia pun menyinggung soal praktik curang dalam pilkada.

“Sebarkan program positif Dudy-Udin. Tanpa kalian gak akan menang dan bukan apa-apa dan siapa-siapa. Jangan pernah takut kalau ada kecurangan, laporkan saja,” tegas politisi asal Bandorasa Cilimus itu.

Ia merasa yakin paslon Dudy-Udin punya tekad untuk merubah kebijakan-kebijakan yang kurang pro terhadap masyarakat. Ditandaskan, Dudy-Udin bukan milik partai tapi milik masyarakat. Gerindra, sambung dia, wajib memenangkannya. Dede juga mengajak untuk menyosialisasikan Kuningan maju, agamis dan sejahtera.

Senada dengan Dede, Ketua DPD Partai Golkar Kuningan H Yudi Budiana mengatakan, spirit 2112 menjadi pendorong pemenangan Dudy-Udin. Terlebih gabungan Golkar, PAN dan Gerindra sebanyak 19 kursi di DPRD, menjadi jumlah terbanyak pengusung paslon tersebut.

“Saya bangga hari ini semua membaur, kita tidak bicara Golkar, PAN, Gerindra. Kita bicara bagaimana menang, tingkat desa dan kecamatan menyatukan kekuatan, kita semua tim pemenangan. Dudy wisata dan Udin pertanian merupakan pasangan yang pas sesuai visi misi. Menjemput takdir kemenangan harus bekerja keras,” tandas Yudi.

Sementara, H Dudy Pamuji mengatakan, tidak ada kemenangan kalau tidak ada kebersamaan. Semua harus kompak, solid dan jangan melihat perbedaan jadi kelemahan. Sebaliknya justu mesti jadi kekuatan.

“Saya dan pak H Udin mohon doa restunya. Mohon bantuannya lahir dan batin. Cobloslah pasangan Dudy-Udin. Selain itu, selama masa kampanye, kita jangan menjelekkan paslon lain. Menanglah dengan program, bukan dengan menjelekkan. Doakan kami agar jadi pemimpin yang amanah,” harap Dudy. (deden)

error: Hak Cipta Berita Milik Kuninganmass.com