Biografi Dokter Toto Diceritakan, Warga Cilimus Terkejut

CILIMUS (MASS) – Usai menghadiri beberapa acara di Kuningan Timur, Cabup Sentosa dr Toto Taufikurohman Kosim melanjutkan kampanyenya ke Desa/Kecamatan Cilimus. Ia bertemu dengan sejumlah warga dalam rangka rangka silaturahmi di Waroeng Balong.

Pantauan kuninganmass.com, silaturahmi bersama ratusan warga Cilimus berjalan cair. Antara Toto dengan masyarakat seolah tidak ada sekat. Bahkan dalam sambutannya, pimpinan RSU KMC ini terbuka soal dirinya dan kerap mengundang tawa.

Satu contoh ketika menceritakan biografi, Toto menyebutkan bahwa dirinya adalah anak ke 12. Mulanya warga mengira anak bungsu, tapi kemudian Toto mengatakan dirinya anak ke 12 dari 16 bersaudara.

Sontak ceritanya itu membuat ratusan warga yang berada di Waroeng Balong kaget. Meski acara digelar malam hari (6/4/2018), namun tidak terlihat ada warga yang mengantuk mendengar cerita Toto.

“Bu, pak, dulu mah gak ada yang namanya KB, yang ada itu kabeh,” candanya disambut gelak tawa warga dan tokoh masyarakat Desa Cilimus.

Setelah bercerita biografi, dokter yang penuh terobosan dalam mengelola RSU KMC ini membeberkan visi misinya sebagai calon bupati. Salah satunya program unggulan menyangkut keagamisan masyarakat Kuningan.

“Kita sadar para tokoh agama itu hanya dibayar dengan kata wayahna. Kegiatan apa pun bilangnya begini, pa kyai wayahna bade anu, bade anu wayahna,” ujar Toto.

Dari kondisi demikian, ia memandang perlu adanya perbaikan sistem. Perbaikan sistem tersebut, telah dimasukkan ke dalam program unggulan dirinya sebagai paslon nomor urut 1.

“Kami juga ingin mewujudkan bagaimana caranya memasarkan pesantren-pesantren yang ada di Kuningan ini sehingga menjadi yang terbaik di dunia,” tekad Toto.

Silaturahmi bersama warga Cilimus ini dihadiri pula oleh Ketua Tim Relawan Toser, Rudi Iskandar. Saat berbicara, pria yang pernah duduk di parlemen daerah ini mengajak masyarakat untuk menjadi pemilih yang cerdas.

Karena ruangan tidak muat, banyak warga yang duduk di pinggir kolam.

“Kita ini sadar dan bosan dengan apa yang terjadi sekarang masih banyak yang perlu diperbaiki. Maka kalau kita tidak cerdas kita akan terperosok kembali. Oleh karena itu saya mengajak kepada seluruhnya kita ini harus pintar memilih mana yang lebih berintegritas, cerdas dan loyalitasnya tinggi,” tandas Rudi.

Sementara itu, salah seorang warga Cilimus yang identitasnya belum diketahui sempat berbisik. Dia mengatakan, sudah berkali-kali ganti bupati namun jalan raya Cilimus sekitar bank bjb selalu dilanda banjir jika hujan lebat. Sehingga kehadiran sosok baru diharapkan olehnya mampu merubah keadaan. (argi)

error: Hak Cipta Berita Milik Kuninganmass.com