Sejak Minggu Ciremai Terbakar, Senin Sore Api Belum Padam

KUNINGAN (MASS)- Kawasan Gunung Ciremai kembali terbakar. Lokasi kebakaran terjadi di Kawasan Hutan TNGC pada ketinggian 600 S/D 1000 mdpl Blok Cijaha dan Cariuk Blok Cibedug, Desa Padabeunghar Kecamatan Pasawahan.

Hingga Senin sore sekitar jam 17.00 WIB api masih menyala di kawasan   Blok Liang Angin/Cibedug koordinat 6°50’40.80″S, 108°23’43.30″T ketinggian 800 Mdpl wilayah Desa Bantaragung Kecamatan  Sindangwangi Kabupaten Majalengka dan api  mengarah ke perbatasan wilayah Kuningan.

Menurut Kepala Pelaksana BPBD Kuningan Agus Mauludin SE, api berawal dari Buper Awilega Desa Bantaragung Kecamtan Sindangwangi Kabupaten Majalengka pada hari Jumat tanggal 4 Oktober 2019 pukul 11.00 WIB. Saat itu api  mengarah ke Kebun Raya Kuningan Desa Padabeunghar Kecamatan Pasawahan Kabuapten  Kuningan.

“Pada hari Minggu tanggal 6 Oktober 2019 pukul 08.13 WIB Api sudah merambat ke blok Cijaha Desa Padabeunghar Kecamatan Pasawahan Kabupaten Kuningan,” ujarnya.

Mengenai upaya yang sudah dilakukan sejak Minggu (6/10/2019)  adalah  BPBD Kuningan menurunkan tim assessment dan tim pemadaman. Api di Blok Cijaha koordinat 6°48’55.20″S, 108°23’49.20″T ketinggian 600 Mdpl wilayah Desa Padabeunghar Kecamatan  Pasawahan Kabupaten Kuningan sudah padam Pukul 14.45.

Kemudian Api di Blok Liang Angin/Cibedug koordinat 6°50’40.80″S, 108°23’43.30″T ketinggian 800 Mdpl wilayah Desa Bantaragung Kec. Sindangwangi Kabupaten Majalengka masih menyala yang sedang ditangani oleh Tim BPBD Majalengka, TNGC dan MPA Bantaragung.

Pemadaman langsung ke titik api oleh 25 Personil yang terdiri dari unsur BPBD, TNI,POLRI, TNGC dan KRK. Lalu,  BTN Gunung Ciremai dan Masyarakat Peduli Api wilayah Pasawahan sebanyak 30 orang melakukan pendinginan, pembuatan sekat bakar dan pemantauan dari Bukit Seribu Bintang Koordinat 6°50’17.32″ S, 108°24’37.21″T ketinggian 700 mdpl.

Sementara itu, hari Senin 7 Oktober 2019 upaya yang dilakukan  adalah BPBD Kuningan melakukan Pemantauan dan Koordinasi dengan pihak BPBD Majalengka, Pengelola kebun Raya Kunigan dan BTN G. Ciremai.

Sementara  Pengelola KRK (Kebun Raya Kuningan) melakukan pemantauan dari kawasan KRK (Kebun Raya Kuningan). Sedangkan Tim Relawan Pecinta Alam sebanyak 13 orang melakukan penyekatan dari Bukit Seribu Bintang ke arah Gunung Dulang pada ketinggian 800 Mdpl – 1000 Mdpl untuk menghambat merembetnya api yang masih menyala dari Blok Liang Angin Desa Bantar Agung Kecamatan Sindangwangi Kabuapten Majalengka.

“Personil yang ada dilapangan Bukit Seribu Bintang berjumlah 51 orang yang terdiri dari unsur BPBD, TNGC dan Relawan Pecinta Alam Kuningan. Untuk  kendali yang dihadapai  adalah angin cukup kencang yang berubah-rubah,  sumber daya manusia terbatas, sarana prasarana terbatas,” tambahhnya.

Agus mengatakan, penanganan pemadaman secara manual masih dilaksanakan, rencana penanganan pemadaman hari Selasa tanggal 8 Oktober 2019  yakni pemadaman langsung secara manual dari Bukit Seribu Bintang Desa Padabeunghar Kecamatan Pasawahan wilayah Kabupaten Kuningan dan dari Desa Bantaragung Kecamatan Sindangwangi Kabupaten Kuningan.

Lalu, pemadaman manual dari darat dilakukan oleh tim Pemantau dari puncak Ciremai dan Tim Pemadam di lokasi kebakaran serta tim Dorongan Logistik. Kemudian,  penambahan personil dari BTN G. Ciremai sebanyak 4 orang, Relawan Pecinta Alam Kuningan sebanyak 34 orang menuju Bukit Seribu Bintang. (agus)

error: Hak Cipta Berita Milik Kuninganmass.com