Ribuan Orang Ngungsi, Kakek 90 Tahun Pilih Bertahan di Lokasi Bencana

KUNINGAN (MASS)-  Masih ingat cerita Mbah Maridjan? Ya pria berumur 83 itu merupakan juru kunci Gunung Merapi yang tidak mau mengungsi meski gunung terus meletus.

Cerita ini sedikit ada kesamaan dengan Abah Kliwon (Sumadi) yang sudah berusia 90 tahun. Pria yang dikenal sebagai sesepuh Desa Pinara Kecamatan Ciniru memilih tidak mengungsi meski desa sudah dikepung tanah longsor dan gerakan tanah.

Abah Kliwon yang tinggal di Dusun Kliwon tidak mau mengungsi. Ia memutuskan tinggal di desa yang sudah ditinggalkan ribuan warga.

Kepada warga ia mengaku, hanya ingin menjaga desa dan yakin posisinya aman tidak akan dihantam bencana. Dan benar saja hingga saat ini Abah Kliwon masih selamat.

“Sebagai sesepuh desa Abah Kliwon tidak mau ngungsi. Ia ingin menjaga desa agar tidak ada yang menggangu. Terkadang Abah Kliwon ditemani oleh Sekdes Pinara Ahmad Tohirin,” ujar Camat Ciniru Jaenudin kepada kuningamass.com, Senin (25/2/2018).

Diterangkan, tidak ada satu pun warga  yang menentang keinginan Abah Kliwon, pihak kecamatan pun tidak melarang karena mengetahui bahwa Abah Kliwon merupakan sesepuh Desa Pinara.

Sementara itu, diperoleh kabar dari dua warga Pinara yang bernama Eko dan Aepudin bahwa Abah Kliwon merupakan orang “sakti” di desa tersebut. Maka, Abah tidak mau turun dan lebih menjaga desa.

“Nama juga sesepuh apalagi sudah berumur 90 tahun maka sudah pasti bukan orang sembarang. Warga pun sangat setuju dengan keputusan Abah Kliwon,” ujar Eko.

Sekedar informasi sejak 1.500 warga dievakusi Pinara menjadi desa mati. Tidak ada listrik, jalan rusak dan sepi tidak berpenghuni. Situasi ini berbalik 180 derajat dari sebelumnya.(agus)

error: Hak Cipta Berita Milik Kuninganmass.com