Pensiunan Polisi Ini Tak Berhenti Mengabdi

MALEBER (MASS) – Seorang pensiunan polisi, Purnama, tidak mau berhenti mengabdi kepada masyarakat. Saat bencana menerjang warga Kuningan, ia terketuk untuk memberikan bantuan.

Seperti yang dilakukan Selasa (27/2/2018), Purnama bersama istrinya mendatangi Desa Cipakem Kecamatan Maleber, lokasi bencana longsor. Di tempat pengungsian, pria yang kini menjadi kader PDIP itu menyempatkan diri untuk berbincang-bincang dengan para korban.

Setelah mendengarkan curhatan mereka, Purnama memberikan bantuan logistic. Bantuan diterima langsung oleh Kepada Desa Cipakem Uci Sanusi yang disaksikan oleh ratusan warga di balai desa setempat.

“Ini sebagai bentuk kepedulian kami bersama keluarga terhadap korban longsor. Tentunya setelah peristiwa longsor itu korban kehilangan banyak barang-barang berharga, termasuk rumah yang selama ini dihuni,” ucap Purnama.

Dia juga menyatakan turut prihatin atas musibah yang menimpa korban. Meski tak ada korban jiwa namun menurutnya, ini tetap musibah.

“Alhamdulilah tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. Namun ada dua RT di Dusun Cigerut yang terpaksa harus mengungsi karena rumahnya terancam longsor. Tentunya ini menjadi keprihatinan dan perhatian kita semua untuk membantu minimal meringankan beban moril mereka,” imbuhnya.

Kepala Desa Cipakem Uci Sanusi yang menerima bantuan tersebut menyampaikan terima kasih atas bantuan dan kepedulian dari pak Purnama yang sudah dianggap sebagai orang tua.

“Kepedulian beliau terhadap sesama bukannya dilakukan saat ini saja melainkan sewaktu masih dinas di kepolisian pun beliau sangat dekat dan sering membantu masyarakat,” ungkap Uci.

Uci menceritakan, musibah longsor itu terjadi Minggu malam, dua RT yang berada di Dusun Cigerut terisolir karena dikepung tanah longsor. Akses untuk menuju dusun tersebut sudah tidak bisa dilalui tertutup material longsor.

“Malam itu juga saya bersama apparat Desa langsung ke lokasi kejadian, alhamdulillah proses evakuasi berjalan lancar walaupun harus membuka akses jalan menuju tempat yang lebih aman,” tuturnya. (deden)

error: Hak Cipta Berita Milik Kuninganmass.com