Pengemudi Mobil yang Menabrak Siska Habis Ngantar Kakaknya Tes CPNS

KUNINGAN (MASS)- Kejadian tabrakan yang merenggut nyawa Siska Yulianti di Jalan Garawangi Kamis pagi menjadi perhatian warga Kuningan, terlebih dengan banyaknya beredar video dari CCTV milik SMAN Garawangi.  Di video tersebut terlihat jelas detik-detik korban dihantam minibus nopol D 1812 HH.

Banyak pertanyaan dari warga kenapa pengemudi mobil sampai bisa menghantam motor. Apakah tidak melihat atau memang tengah memacu kendaraan sangat tinggi? Ataukah pengendara motor tidak hati dengan memberikan lampu isyarat sehigga mobil menabrak.

Kuninganmass.com sendiri mencoba mengorek informasi agar warga mengetahui bagaimana kecelakaan itu terjadi.  Dari  kerabat pengemudi mini bus kuninganmass.com memperoleh infomasi bahwa  pengemudi mobil benama Agung Bagja Gumilar (23).

Menurut Aah Warniah, Agung pada hari Kamis mengantar kakaknya mengikuti tes CPNS di Cirebon. Agung merupakan warga Bantarujeg Kabupaten Majalengka.

Karena tes CPNS lama, Agung yang pada saat itu bersama temanya memutuskan bermain ke arah timur Kuningan. Pada saat kejadian ia akan ke arah Kuningan melalui jalur Garwangi. Jalur itu kali pertama ia lewati.

“Begitu melintas depan SMAN Garangi Agung berniat mendahulu motor dan ia memacu kendaraan cukup kencang, ternyata Siska mau berbelok ke arah kanan. Namun, tidak menggunakan lampu sen dan juga aba-aba. Pada saat itu Agung tidak bisa mengedalikan karena tengah menyalip sehingga tabrakan pun terjadi,” ujar Aah menceritakan pengakuan Agung pada saat di jengkuk di Mapolres Kuningan pada Kamis sore.

Agung lanjut Aah tidak unsur kesengajaan menabrak apalagi sampai menghilangkan nyawa Siska. Kejadian itu murni kecelakaan yang diluar dugaan. Hingga saat ini Agung yang baru lulus kuliah terlihat masih shock.

Mengenai informasi yang beredar  di masyarakat bahwa Siska ada hubungan spesial dengan Agung, Aah mengaku tidak mengetahuinya. Sepengetahuannya Agung pergi arah timur untuk menemui temannya.

“Sepengetahuan saya tidak ada hubungan apa-apa. Agung juga tidak kenal sama sekali dengan Siska. Ia juga ke Kuningan terbilang jarang. Pada saat kejadian menggunakan mobil milik uwanya atau kakak orang tua Agung,” tandasnya.

Diterangkan, sebagai bentuk permintaan maaf pihak keluarga sudah mendatangi pihak korban dan meminta maaf. Bahkan akan datang kembali agar permasalahan segera beres.

“Orang tua Agung sebenarnya tidak mengetahui anaknya mengalami musibah. Mamahnya tengah sakit sehingga keluarga tidak memberikan informasi apa-apa,” ujarnya lagi.

Mewakili pihak keluarga, Aah berharap oknum yang tidak bertanggungjawab jangan menyebar infomasi tidak benar, karena Agung sendiri saat ini tengah shock dengan kajadian ini. (agus)

error: Hak Cipta Berita Milik Kuninganmass.com