Pegawai Rumah Makan Padang Itu Akhirnya “Pulang”

KUNINGAN (MASS ) – Setelah dirawat selama 10 hari di RS Gunung Jati Cirebon, akhirnya Nana Hoerunasrudin warga Dusun Pahing Desa Acaran Kecamatan Kuningan dipanggil oleh sang pencipta Rabu sekitar jam 05.30 WIB.

Jenazah korban tiba ke rumah duka sekitar jam 08.20 WIB. Penyebab utama meninggalnya almarhum adalah luka bakar yang dideritanya mencapai 80 persen.

Meski pihak rumah sakit sejak tanggal 14 Januari berusaha secara maksimal dalam penanganan. Namun, nyawa lajang kelahiran 11 September 1999 itu tidak bisa tertolong.

Seperti diketahui almarhum bekerja di rumah makan padang di kawasan Ruko Perum Ciporang. Pada saat itu tanggal 14 Januari sekitar jam 10 pagi, Nana mengganti tabung gas.

Tanpa sadar disekitar dekat tabung kondisi kompor tengah nyala. Seketika api menyambar tabung gas dan juga seluruh badan Nana.

Awalnya korban dilarikan ke RS Wijaya Kusuma namun ternyata dirujuk kembali ke RS Gununjati. Setelah selama 10 hari dirawat nyawa korban tidak tertolong.

Doa dan bantuan mengalir kepada Nana selama dirawat. Namun, sebesar apa pun kehendak manusia Allah memiliki rencana lain.

Meninggalnya Nana membuat semua warga Ancaran ikut bersedih. Begitu juga warga Kuningan yang mengetahui peristiwa terbakar korban ketika berkerja.

“Almarhum dimakamkan di TPU Sadilem Desa Ancaran. Selama ini pihak desa sudah berusaha semaksimal mungkin membantu terutama proses pembuatan BPJS. Begitu juga Karang Taruna yang melakukan penggalangan dana,” ucap Sekdes Ancaran Ade, kepada kuninganmass.com Rabu (24/1/2018).

Sementara itu, pasca terjadi kecelakaan rumah makan padang itu ditutup dan dipasangan garis police line. Rumah makan padang ini terbilang ramai sebelum terjadi kejadian ini. (agus)

error: Hak Cipta Berita Milik Kuninganmass.com