Pasca Penyerangan Pondok Pesantren, Ini yang Akan Dilakukan Pihak Kecamatan

KUNINGAN (MASS) –  Pasca penyerangan Sabtu malam  di Ponpes MI di Dusun Karangmulya Desa Segong Kecamatan Karangkancana situasi sudah kondisif. Pihak kepolsian sudah memasang police line dan pintu gerbang ponpes halangi oleh pagar bambu sehingga warga tidak bisa masuk.

Spanduk  yang bertulisikan “Atas nama masyarakat Karangkamulya lembaga ini ditutup untuk selamanya” itu masih terpasang. Pasca kejadian banyak warga yang ingin mengetahui sehingga mereka melihat dari pinggir jalan di depan ponpes tersebut.

“Sudah kondusif. Aparat selalu berjaga di lokasi.,” ujar Plt Camat Karangkancana Asep, kepada kuninganmass.com Minggu (23/9/2018) siang,

Pasca kejadiaan ini lanjut dia, pihaknya akan melakukan pertemuan dengan berbagai tokoh, baik tokoh masyarakat, agama dan semua pihak yang terkait. Hal ini agar bisa menjaga sitiuasi di Segong agar selalu kondusif. Sebab, dengan kejadian seperti ini menjadi perhatian warga Kuningan.

“Besok kami akan melakukan rapat dengan para inohong Desa Segong. Agar tidak terjadi aksi susulan. Mengenai pelaku yang melakukan aksi hingga saat ini belum ditangkap,” ujarnya.

Seperti diketahui amarah warga memuncak karena pengasuh ponpes tersebut yang berinisial AS melakukan cabul pada santri. Hal ini membuat warga murka dan meminta agar ponpes ditutup. Namun, keinginan warga tidak direspons sehingga mereka mengamuk. (agus)

error: Hak Cipta Berita Milik Kuninganmass.com