Meski Beda Desa, Enam Korban Kecelakaan Cipali Akan Dimakamkan di Satu Desa

KUNINGAN (MASS)- Enam korban kecelakan lalu lintas di Tol Cipali akan dimakamkan di satu desa yakni di Desa Muncangela Kecamatan Cipicung. Keterangan ini diperoleh dari Kades Muncangela Kecamatan Cipicung Wawan Setiawan dan Kades Keratawangunan Kecamatan Sindangagung Nanang Sunardi.

Ke enam orang itu adalah pengemudi Daihatsu Luxio Fazrin Agustina (22), Maman Rahman (43) dan Asep Toharudianto (30). Tiga almarhum ini merupakan  warga Kampung Kliwon RT 010/005 Desa Muncangela Kecamatan Cipicung.

Sementara itu tiga orang lagi warga Kertawangunan yang merupakan suami istri dan anak. Mereka terdiri dari Ending, Wiwin Windari (35) dan anaknya Abimanyu (3).  Semua tinggal di  Blok Cipetir RT 001/002.

“Semuanya akan di makamkan di Muncangela karena meski tinggal di Kertawangunan. Tapi, Wiwin asli dari Muncangela jadi pihak keluarga menginginkan di kampung aslanya,” ujar Wawan.

Saat ini untuk ke enam lubang pemakaman sudah digali tinggal menunggu jenazah datang. Begitu ada kabar pihaknya langsung memerintahkan warga segera menggali lubang.

“Prinsipnya semakin cepat semakin bagus. Saat ini Kaur Pemerintahan Enco Carsa sedang mengerus semua korban baik yang meninggal maupun yang luka berat,” jelas Wawan yang menyebutkan kemungkinan besar korban sampai ke Kuningan sore hari.

Terisah, Kades Keratawangunan Kecamatan Sindangagung Nanang Sunardi mengaku, permintaan dimakamkan di Muncangela dari pihak keluarga. Pemdes sudah koordinasi sehingga sudah beres.

“Kami ikut berbelasungwa atas meninggal keluarga Pak Ending sekeluarga. Ini musibah dan semoga diterima disisi Allah SWT,” jelas Nanang. (agus)

error: Hak Cipta Berita Milik Kuninganmass.com