Kuningan Diguncang Gempa

KUNINGAN (MASS)- Pasca terjadinya gempa tektonik di Sulteng pada Jumat lalu, tenyata pada Senin dini hari sekitar jam 03.23.08 WIB wilayah Kuningan  juga diguncang gempa yang sama. Namun, guncangan tidak sehebat di Palu yang mencapai 7,7, Kuningan hanya M=3,3 .

Dari rilis yang dikeluarkan oleh Stasiun Geofisika Bandung BMKG, gempa  Episenter gempabumi terletak pada koordinat 6.85 LS dan 108.44 BT, atau tepatnya berlokasi di Darat pada jarak 15 km arah BaratLaut (Barat Utara) Kuningan – Jawa Barat pada kedalaman 4 km.

Kepala Stasiun Geofisika Bandung BMKG Tony Agus Wijaya mengatakan, dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, tampak bahwa gempabumi ini termasuk dalam klasifikasi gempabumi dangkal akibat aktivitas Sesar Lokal. Guncangan gempabumi ini dirasakan di Cirebon dan Kuningan pada tingkat intensitas II MMI yaitu getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda yang digantung bergoyang.

“Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut. Hingga pukul 08.30 WIB, Hasil monitoring BMKG, tidak menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan (aftershock),” ujar Agus lagi yang menyebutkan gempa tidak menimbulkan tsunami.

Ia mengimbau kepada masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Sementara itu, gempa sendiri dirasakan oleh warga Kuningan salah satunya Iyus warga Desa Sampiora Kecamatan Cilimus. Pada saat itu ia merasakan ada getaran dan sadar itu adalah gempa.

“Saya posisi saat itu tengah tidur dan terbangun karena ada getaran. Memang jam tiga lebih kejadianya. Mungkin tidak banyak yang merasa,” ujarnya.

Terpisah, kepala BPBD Kuningan Agus Mauludin mengatakan, meski digucang gempa, hingga saat ini wilayah Kuningan masih aman, sehinga warga tidak perlu panik.

Berikut Rilis Resmi

GEMPABUMI TEKTONIK M 3,3 MENGGUNCANG KUNINGAN-JAWA BARAT, TIDAK BERPOTENSI TSUNAMI

Hari Senin, 1 Oktober 2018, pukul 03:23:08 WIB, wilayah Kuningan-Jawa Barat diguncang gempabumi tektonik. Hasil analisis BMKG menunjukkan gempabumi ini memiliki kekuatan M=3,3. Episenter gempabumi terletak pada koordinat 6.85 LS dan 108.44 BT, atau tepatnya berlokasi di Darat pada jarak 15 km arah BaratLaut (Barat Utara) Kuningan – Jawa Barat pada kedalaman 4 km.

Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, tampak bahwa gempabumi ini termasuk dalam klasifikasi gempabumi dangkal akibat aktivitas Sesar Lokal.

Guncangan gempabumi ini dirasakan di Cirebon dan Kuningan pada tingkat intensitas II MMI yaitu Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda yang digantung bergoyang. Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut.

Hingga pukul 08.30 WIB, Hasil monitoring BMKG, tidak menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan (aftershock). Kepada masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Bandung, 1 Oktober 2018

Kepala Stasiun Geofisika Bandung BMKG Tony Agus Wijaya. (agus)

error: Hak Cipta Berita Milik Kuninganmass.com