Kisah Polantas Yang Didatangi Hantu

KUNINGAN (Mass)- Dibalik kasus kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Kuningan banyak cerita yang terkadang tidak diketahui oleh banyak orang, terutama bagaimana sepakterjang polantas ketika terjadi kecelakaan di lapangan.

Selama ini warga tidak mengetahui bagaimana proses evakuasi ketika terjadi kecelakaan. Mereka taunya jenazah diangkut ke rumah sakit dari lokasi kecelakaan.

Padahal di lapangan tidak selamanya seperti itu. Terkadang mobil masih di jalan menuju TKP. Sedangkan korban tergeletak di jalanan. Ketika mencegat mobil yang lewat tidak satu yang mau mengangkut.

Begitu juga tidak ada yang memberikan kain atau barang untuk menutup jasad korban. Maka, jangan pernah marah ketika melihat ada jasad ditutup koran atau kain. Hal ini bukan polisi yang tega namun untuk menutupi jasad.

“Banyak cerita yang saya alami ketika mengangkut jenazah. Salah satunya kejadian di Kecamatan Cibingbin ketika ada korban kecelakaan dengan  kepala pecah dan anggota tubuh terputus,” ujar Kanit Laka Satlas Polres Kuningan Iptu Dani Supriadi SH kepada kuningannmass.com mengawali cerita, Selasa (9/5/2017) sore.

Dikatakan, pada saat itu jam 01.00 dini hari, mobil lantas belum sampai ke TKP. Di lokasi hanya sendiri, orang yang melintas hanya memperhatikan. Ketika memberhentikan mobil bak terbuka tidak satu pun yang mau.

“Pada saat menunggu jezanah ada seorang ibu-ibu yang mengumpat bahwa polisi tega dengan membiarkan korban tergeletak. Padahal, saya tengah menunggu mobil datang. Ketika saya meminta bantuan kepada ibu tersebut agar mobil digunakan untuk mengangkut jenazah, namun  mereka tidak mau,” lanjut Dani.

Ketika mobil datang  tanpa ragu Dani pun mengangkut jenazah korban laka. Meski harus seluruh badan berlumuran darah tapi tidak memperdulikan karena rasa kemanusia diatas segala-galanya.

Hal ini kata Dani, bukan satu kali dua kali ia lakukan. Namun, sudah menjadi makanan sehari-hari. Ketika pulang ke rumah  pakaian berlumuran darah istri di rumah sudah paham sehingga tidak pernah banyak bertanya.

Ada satu kejadian yang sampai kapan pun tidak akan pernah dilupakan lanjut Dani, yaitu pernah didatangi hantu. Pada saat itu usai menolong korban kecelakaan yang tewas dengan cara dievakuasi ke dalam mobil.

Pada saat pulang seluruh badan penuh dengan darah. Ketika sampai ke rumah langsung diganti baju dan baju yang berdarah itu dicuci. Usai beres ternyata anaknya yang masih kecil teriak-teriak sambil menujuk ada hantu di rumah.

“Ayah.. ayah itu jurig.. ayah itu jurig. Anak saya yang kecil ngomong seperti itu sambil menujuk dan ketakukan. Saya pun langsung berwudhu dan berdoa kepada Allah agar diberikan perlindungan.  Kepada arwah tersebut saya meminta agar jangan mengganggu karena sudah beda alam. Selain itu juga selama ini iklas membantu tidak ada niat apa-apa karena sudah menjadi tugas polisi,” ujar Dani.(agus)

 

 

 

error: Hak Cipta Berita Milik Kuninganmass.com