Kades Cipakem Sebut Kerugian Lebih Dari Rp1 Miliar

KUNINGAN (Mass)-  Kades Cipakem Uci Sanusi menyebutkan, kerugian dampak dari luapan sungai Srigading adalah lebih Rp1 miliar. Besarnya jumlah kerugian karena adanya bangunan yang ikut terbawa terhanyut.

Selain itu, banyak TPT yang jembol juga menggerus pendasi dan TPT yang berada di tepi sungai. Kejadian ini kali pertama terjadi dalam sejarah Cipakem.

“Kalau kerugian saya prediksi mencapai Rp1 miliar lebih. Dua warung yang terbahwa hanyut sudah jelas perhitungan kerugiannya. Belum bangunan dan juga dampak yang lainnya,” ucap Uci kepada kuninganmass.com.

Ia tidak menyangka sama sekali luapan air sangat dahsyat, sehingga menghancurkan bangunan yang ada di tipe sungai termasuk posyandu dan musala.

Diterangkan, saat ini fokus penanganan lebih kearah pencarian korban. Kemungkinan korban terbawa arus hingga sungai Cisanggarung dan berharap ada keajaiban.

“Hari ini akan dilakukan pencarian semoga cuaca bagus sehingga korban bisa ditemukan,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kuningan Agus Mauludin menyebutkan, penanganan yang akan diambil penyedian bahan material untuk perbaiakan TPT dan beronjong. Kemudian juga akan ada pengerahan masa untuk pembongkran posyandu dan pemasangan cerucuk bambu.

“Karena curah hujan setiap hari tinggi saya minta warga untuk lebih waspada. Kalau ada kejadian segera melaporkan kepada kades atau ke BPBD agar ada penanganan,” jelasnya. (agus)                           

 

error: Hak Cipta Berita Milik Kuninganmass.com