Ana: Supir Taksi Online Berbohong    

KUNINGAN (MASS) – Pernyataan Dani Mardiana melalui kuasa hukum pada acara jumpa pers di Grand Purnama Hotel, Rabu (23/5/2018) langsung dibantah oleh Ana Yuliana. Ana yang datang bersama suaminya dan Lela ke kantor kuninganmass.com di Jalan Baru Awiarangan mengatakan, semua yang dikatakan oleh Dani merupakan bohong besar.

“Yang pertama ketika dia menyebutkan dalam keterangannya bahwa saya meminta dijemput kembali setelah mengantar dari Gang mawar ke Surya dengan offline, itu bohong, karena yang sebenarnya saya hanya belanja 10 menit dan Dani menunggu di samping Surya dekat BCA,” jelas Ana Rabu malam.

Kemudian, Ana melanjutkan, pada poin kedua Dani menyatakan, ia ketika pertama kali naik sudah menggoda dan menggunakan pakaian tidak pantas. Lalu, meminta dicarikan narkoba karena sudah tidak tidur tiga hari.

Padahal kenyataannya adalah ia mengguna celana levis dan baju lengan panjang. Terkait narkoba ibu dua anak ini siap untuk melakukan tes narkoba.

Begitu juga dengan pernyataan Dani yang sempat mengantarkan penumpang. Kejadian yang sebenarnya adalah 10 menit dan meminta supir taksi oline itu menunggu.

Mengenai curhatan dirinya kepada Dani yang mengaku tengah bermasalah dengan suami tidak pernah ia katakan. Apalagi mengatakan, meminta dicarikan kembali narkoba itu sangat ngawur.

“Ah ngawur semua. Semua pernyataan yang dikatakan bohong. Kalau mau uang Rp500 ribu bagi saya tidak sulit karena dari manggung lebih dari segitu,” ujarnya.

Terkait baru lapor malam hari karena masih shock dan berkonsultasi dengan Lela. Sebab, pimpinan grup musik dangdut yang selama ini sudah dianggap keluarga.

“Namanya juga perempuan mendapatkan perlakuan seperti itu yah saya pasti shock. Mengenai video yang beredar saya tidak pernah mengedarkan secara langsung hanya digunakan didalam status whatsapp,” tandas perempuan berambut pirang tersebut.

Baginya apa yang dikatakan Dani merupakan haknya. Namun, semua tidak benar dan tidak akan membuatnya gentar. Selain itu juga tidak akan mencabut laporan akan terus berjalan.

“Saya wajib melakukan klarifikasi karena Dani memojokan saya dan seolah saya itu perempuan nakal yang bisa dibeli, amit-amit,” ujarnya. (agus)

error: Hak Cipta Berita Milik Kuninganmass.com