Telah Lahir Asosiasi Klinik di Kuningan

KUNINGAN (MASS) – Sebagai salah satu bentuk penguatan fasilitas kesehatan di Kabupaten Kuningan telah dilantik pengurus Asosiasi Klinik (ASKLIN) Kabupaten Kuningan. Asosiasi tersebut diketuai oleh dr Achmad Budi Sp.M, owner Kuningan Eye Center.

Pelantikan dilangsungkan di Hotel Santika Kabupaten Tasikmalaya, Sabtu (18/11/2017). Ketua Asosiasi Klinik Jawa Barat yang langsung melantiknya.

“Moment pelantikan pengurus  ASKLIN Kabupaten Kuningan adalah energi baru untuk pengurus menjadi fasilitator dan mendampingi rekan-rekan pengelola klinik untuk terus menjaga kualitas pelayanan, profesionalitas kerja dan sebagai mitra JKN BPJS kesehatan,” ujar Achmad Budi usai dilantik.

Menurutnya, isu pemerataan peserta BPJS dan kemitraan yang baik antara asosiasi klinik dengan BPJS kesehatan akan membantu pemerintah dalam peningkatan kualitas masyarakat Indonesia.

Lebih jauh Budi memaparkan, Program Indonesia Sehat dilaksanakan dengan menegakkan tiga pilar utama. Yaitu penerapan paradigma sehat, penguatan pelayanan kesehatan, dan pelaksanaan jaminan kesehatan nasional (JKN).

“Penerapan paradigma sehat dilakukan dengan strategi pengarusutamaan kesehatan dalam pembangunan, penguatan upaya promotif dan preventif, serta pemberdayaan masyarakat,” terangnya.

Penguatan pelayanan kesehatan, sambung Budi, dilakukan dengan strategi peningkatan akses pelayanan kesehatan, optimalisasi sistem rujukan, dan peningkatan mutu menggunakan pendekatan continuum of care dan intervensi berbasis risiko kesehatan. Sedangkan pelaksanaan JKN dilakukan dengan strategi perluasan sasaran dan manfaat (benefit), serta kendali mutu dan biaya.

“Kesemuanya itu ditujukan kepada tercapainya keluarga-keluarga sehat Kebijakan pembangunan kesehatan tahun 2015-2019 difokuskan pada penguatan upaya kesehatan dasar (Primary Health Care) yang berkualitas terutama melalui peningkatan jaminan kesehatan, peningkatan akses dan mutu pelayanan kesehatan dasar dan rujukan yang didukung dengan penguatan sistem kesehatan dan peningkatan pembiayaan kesehatan,” paparnya.

Kartu Indonesia Sehat, tambah Budi, menjadi salah satu sarana utama dalam mendorong reformasi sektor kesehatan dalam mencapai pelayanan kesehatan yang optimal, termasuk penguatan upaya promotif dan preventif.

Pentingnya pelaksanaan akreditasi fasilitas kesehatan telah banyak direspon baik oleh institusi pelayanan kesehatan di Indonesia.

“Tentu saja  kebijakan yang diterapkan ini mempunyai dampak positif dalam peningkatan mutu pelayanan kesehatan baik di Rumah sakit, Puskesmas dan Klinik. Ini adalah jawaban dalam menjaga standar pelayanan kesehatan,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua BPJS Kabupaten Kuningan Budi Sukwara, M.Kes. menyampaikan selamat atas pelantikan Asklin. Pihaknya sangat berharap pengurus Asklin Kuningan bisa menjadi 3 jembatan komunikasi yang baik dengan Dinas Kesehatan dan BPJS Kuningan. (deden)

error: Hak Cipta Berita Milik Kuninganmass.com