Krisis, Jeriken dan Ember Langsung Berjejer Kala Bantuan Tiba

KUNINGAN (MASS) – Ratusan warga di Kecamatan Karangkancana Kabupaten Kuningan, sejak dua bulan lalu mengalami kesulitan air bersih. Seperti yang dialami oleh warga Desa Cihanjaro, Desa Sukasari, Desa Tanjungkerta dan Desa Simpayjaya.

Warga harus naik-turun gunung dan jalan kaki beberapa kilometer untuk tiba di sungai atau sumber air lainnya. Ironisnya, air yang didapat juga tidak mencukupi untuk kebutuhan harian mereka.

“Air yang sudah didapatkan digunakan untuk mandi, mencuci, memasak dan minum. Pokoknya untuk kebutuhan sehari-hari,” tutur Adon, salah seorang seorang warga setempat, Jumat (20/7/2018).

Dia mengaku, sangat bersyukur karena hari ini sudah ada bantuan air bersih dari PDAM Tirta Kamuning Kuningan dengan bekerjasama dengan unsur TNI dan POLRI.

Begitu bantuan air bersih tiba, warga langsung berdatangan bahkan rela mengantri sembari membawa jeriken, ember dan peralatan lainnya yang dapat digunakan untuk menampung air. Dalam sehari ini sedikitnya 4 tengki air disebar ke 4 desa.

Sementara itu, Direktur PDAM Kuningan, Deni Erlanda SE MSI, mengakui bantuan distribusi air bersih ini dilakukan karena ada permintaan dari warga.

“Sepanjang ada kekeringan dan permohonon pengiriman, akan secepatnya kita kirim bantuan secara bergiliran. Bantuan air bersih ini diharapkan bisa sedikit meringankan kesusahan warga,” ujar Deni.

Sementara itu, menurut informasi yang diperoleh, beberapa kecamatan di Kuningan wilayah timur mengalami krisis air. Seperti Karangkancana, Ciwaru dan Kecamatan Cibeureum. (deden)

error: Hak Cipta Berita Milik Kuninganmass.com