Warga Masih Keluhkan Antrian Pembuatan KTP dan KK

KUNINGAN (MASS) – Pelayanan pembuatan KTP atau KK oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) rupanya masih dikeluhkan. Salah satunya menyangkut kekurangtertiban antrian. Tidak sedikit dari para pembuat dokumen kependudukan itu yang tersalip panggilan meski sudah lama menunggu.

“Bulan Oktober 2017 lalu, saya datang kesini dan daftar sesuai syarat namun kata pihak pelayanan datang saja nanti bulan Januari 2018. Oke dan Januari pun saya ke sini tapi belum juga jadi dan Februari kesini dari pagi jam 08.00 WIB sampai dzuhur belum juga dipanggil-panggil,” ungkap Nanang, warga Selajambe yang tengah menunggu antrian, Kamis (8/2/2018).

Pantauan kuninganmass.com Kamis itu, tampak terlihat jelas mimik muka yang menunjukan rasa keluh kesah dari warga Kuningan khususnya kaum ibu. Mereka menunggu berjam-jam untuk bisa mendapatkan dokumen kependudukan. Itu menjadi pemandangan sehari-hari.

Andri, salah seorang warga Luragung pun mengeluhkan sistem atau aturan yang diberlakukan Disdukcapil. “Saya di sini mendaftar dari jam 5 pagi dan mendapatkan no urut ke 5, namun sampai jam 11 pun belum juga dipanggil-panggil. Sampai-sampai ingin kencingpun saya tahan berjam-jam, malah yang terdengar no urut 152 yang dipanggil. Ini tidak tertib ataupun disiplin. Kasihanlah mereka yang jauh-jauh,” ketus Andri.

Ditambah tempat tunggu yang disediakan pun hanya terdapat 8 kursi. “Sehingga nampak tak elok terlihatnya karena padatnya antrian ditambah antrian tersebut tidak sesuai dengan no urut antrian, sehingga tampak warga saling desak dengan harapan dia yang dipanggil terlebih dahulu,” tuturnya.

Sementara itu Kepala Disdukcapil H KMS Zulkifli menjelaskan terkait proses antrian tersebut. Menurut dia, antrian tidak digunakan. ”Antrian itu tidak kita gunakan, namun yang digunakan yakni sesuai verifikasi datanya saja, sebab sebagian ada yang datanya kami verifikasi itu tidak failed, jadi ketimpa sama no belakang, dan kasian yang udah jadi di belakang, masa harus nunggu, jadi di sini kendalanya data,” jelas dia. (argi)

error: Hak Cipta Berita Milik Kuninganmass.com