Wantimpres: Perlu Gotong Royong Bangun Indonesia

KUNINGAN (Mass) – Ketua Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Prof Dr Sri Adiningsih MSc menegaskan, perlu adanya kegotong-royongan untuk membangun Indonesia lebih maju. Sebab, tanpa adanya dukungan dari rakyat Indonesia, sulit bagi pemerintah untuk membangun negaranya lebih berkembang dan maju.

“Kita kan sekarang ini tengah membangun. Membangun Indonesia ini tidak mungkin dilaksanakan bahkan oleh pemerintah sendiri, perlu didukung oleh semua pihak, dan bahkan tidak bisa dilaksanakan oleh, katakanlah orang jawa saja, atau orang terdidik saja, atau orang tua saja tapi semuanya harus ikut,” ucap Ketua Wantimpres Prof Dr Sri Adiningsih MSc kepada kuninganmass.com saat dimintai keterangan persnya usai menghadiri acara Rakornas GMNI di Sangkanurip Kuningan, Kamis (10/11).

Sehingga kata Prof Sri, perbedaan-perbedaan dari berbagai aspek ini jangan sampai menjadi suatu hambatan. Sebab, jika pembangunan itu hanya dijalankan oleh pemerintah saja atau hanya masing-masing, mustahil bisa berhasil.

“Makanya, perlu dukungan semua pihak khususnya rakyat Indonesia. Jika kita ingin maju, ekonomi tumbuh berkembang maka perlu gotong royong dan kerja dari semua stake holder yang ada dan saling mendukung, kalau kerja tapi njegal (menjegal, red) ya percuma,” katanya.

Oleh sebab itu, dirinya menekankan pentingnya sifat kegotong-royongan demi terciptanya pembangunan kerakyatan yang lebih baik, khususnya juga bagi generasi muda saat ini.

“Ini penting sekali, terutama juga anak-anak muda, kan kalau Bung Karno bilang itu beri saya 10 pemuda maka saya akan guncang dunia. Nah, pemuda-pemuda ini kan harus kreatif, dan juga punya energinya masih tinggi untuk bisa mendombrak serta membangun Indonesia melalui revolusi mental,” tandasnya.

Dirinya mewanti-wanti, jangan sampai perbedaan-perbedaan yang ada malah menghambat proses perkembangan dan kemajuan bangsa menuju arah yang lebih baik.

“Lebih baik kita bekerja keras, dan perbedaan-perbedaan itu sebaiknya bisa menyatukan kita, karena kita tetap satu seperti Bhineka Tunggal Ika, dan gak mungkin masing-masing sendirian itu akan sukses memajukan bangsa,” pungkasnya. (andri)

error: Hak Cipta Berita Milik Kuninganmass.com