Setelah 4 Tahun Rusak, Kini Jalan Mulai Diperbaiki

KUNINGAN, (MASS) – Penantian panjang warga Desa Cipakem Kecamatan Maleber akan perbaikan jalan akhirnya terjawab. Pasalnya, saat ini akses jalan menuju Desa Cipakem dari Desa Mekarsari tengah dilakukan perbaikan oleh Pemkab Kuningan.

Warga harus menanti sekitar empat tahun. Akses jalan ini penting karena mendukung ekonomi dan juga sarana lain.

Dengan adanya perbaikan jalan Kepala Desa Cipakem Uci Sanusi didampingi Sekdesnya Armansyah mengucapkan,
terima kasih kepada Bupati Kuningan yang sudah mau memperhatikan akses jalan menuju Desa Cipakem.

Menurut Uci, setidaknya sudah 4 tahun akses jalan Mekarsari – Cipakem tak kunjung ada sentuhan dari Pemerintah Daerah Kabupaten Kuningan, dan baru saat ini ada perbaikan.

“Terima kasih Pak Bupati yang sudah memperhatikan kami. Luar biasa sekali di tengah Pandemi Covid -19 ini beliau masih memikirkan kita untuk kebaikan masyarkat, tentu kami sangat bangga,” jelas Uci,Minggu (22/11).

Selain itu, Uci juga berharap hasil perbaikan jalan menuju desanya tidak asal – asalan seperti yang dahulu.

Dia menyakini pengerjaan saat ini lebih baik dan hasilnya bertahan cukup lama.

“Masyarakat kita itu melek sekali dengan pembangunan, kalau asal – asalan tentu mereka akan mengkritik kita dan menyalahkan pihak desa, jadi kami minta hasilnya nanti berkualitas seperti yang dijanjikan oleh pak Bupati,” kata Uci.

Meski perbaikan anggaran tidak mencukupi untuk jalan sepanjang 7 kilometer (Mekarsari – Cipakem) tentunya kekurangan nanti bisa dilanjutkan tahun mendatang, mengingat tahun mendatang tinggal kurang dari dua bulan lagi.

“Kita tidak mau mendapat cibiran lagi dari masyarakat, jika pembangunan jalan hanya sedikit -sedikit, maka kami minta tahun depan bisa dilanjutkan dan jalan ke Cipakem benar-benar tuntas perbaikannya, sehingga akses perekonomian, pendidikan maupun kesehatan semua berjalan dengan baik,” harapnya.

Sementara itu, Kabid Bina Marga PUTR Kuningan, Tedi “Bisma” Sukmajayadi menyampaikan bahwa pengerjaan jalan menuju Cipakem sesuai kontrak hanya 1,1 kilometer. Namun ada tambahan di sekitar Mekarsari untuk penambalan 600 meter.

“Untuk jalan yang Cipakem dikerjakan 1 kilometer itu yang paling parah, sisanya kita melakukan penambalan,” kata Tedi.

Ditanya jaminan kualitas, Tedi menyebutkan bahwa tahun ini khusus Cipakem pihaknya menggunakan 2 lapis atau 2 layer . Yang lapis pertama struktur yang kedua lapis penutup.Bahkan sebelum struktur menggunakan CTB, sehingga kekuatan jalan terjamin.

“Mudah – mudahan umurnya lebih panjang dari biasanya, maka dari itu kita tidak mengejar panjang di Cipakem,” ujar Tedi.

Meskipun sisanya masih panjang, Tedi menyebutkan ada peluang di tahun 2021 untuk perbaikan jalan melalui anggaran Bantuan Provinsi.

“Semoga ada rizkinya, sehingga tahun besok bisa lanjut lagi,”
pungkasnya.(agus).