Transformasi Santri At-Tawwabin Lapas Kuningan Melalui Qiyamul Lail

KUNINGAN (MASS)- Lapas Kuningan terus meningkatkan Pembinaan bagi warga binaannya terutama bidang keagamaan . Pasalnya,  program tersebut dianggap metode paling efektif dan ampuh untuk membentuk mental warga binaan  untuk menjadi pribadi yg lebih baik.

Komitmen Kemenag dan MUI Kabupaten  Kuningan dalam mengelola Pesantren At-Tawwabin mendapat apresiasi dan didukung sepenuhnya oleh Kalapas Kuningan Samsul Hidayat . Berbagai konsep dan program pembinaan pesantren telah berjalan dengan baik.

Samsul Hidayat menuturkan, pesantren adalah bengkel hati dan pihaknya  siap membina teman-teman warga binaan selama 24 jam selama  untuk kebaikan dan membuat warga binaan lebih baik.

Kalapas juga mengucapkan terima kasih atas terjalinnya kerjasama yang telah berjalan dengan baik dengan Kemenag dan MUI  Kuningan termasuk kegiatan salat sunnah tahajud berjamaah yang dilaksanakan sekarang ini. Kegiatan pembinaan ini adalah terobosan dan mungkin pioneer bagi UPT Kemenkumham di Jabar.

Kegiatan ini harus dilaksanakan secara rutin meskipun dilaksanakan dini hari (dimulai jam 01.00 WIB) karena  banyak maafaatnya. Ini adalah bukti dari komitmen Lapas Kuningan untuk menjadikan santri menjadi pribadi yang lebih baik dan tidak mengulangi kekhilafannya.

Sementara itu, Ketua Litbang MUI Kuningan Dr Iman Subasman membuka kegiatan sebelum Qiyamul Lail dengan kultum siraman rohani. Dilanjutkan dengan sholat tahajud dan witir serta tidak ketinggalan doa bersama bagi korban jatuhnya pesawat Lion Air di Karawang yang dipimpin oleh Ustadz Mutamadz Lc wakil ketua MUI Kab. Kuningan.

Kasi Binapi/Andik, Ratri menuturkan selama di Lapas banyak waktu bagi warga binaan untuk intropeksi dan memperbaiki diri. Kehidupan ini hanya sementara dan hukuman kawan-kawan santri hanya sekejap.

“Persiapkanlah diri dan selalu mendekatkan diri kepada Allah SWT. Semoga kita termasuk pada golongan yang khusnul hotimah,” jelasnya.

Ratri pun menambahkan Lapas bangga dan merasa tidak sendirian dalam membina warga binaan karena ada pihak/intansi lain yang peduli terhadap warga binaan.(agus)

error: Hak Cipta Berita Milik Kuninganmass.com