RPJMD Teknokratis Libatkan UGM

KUNINGAN (MASS)- Dalam Rencana Penyusunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Teknokratis Kabupaten Kuningan melibtakan Universitas Gajah Mada (UGM). Melibatkan universitas terkemuka dalam RPJMD itu tidak terlepas dari kepenting dimana harus menjalin kerjasama multi sektor.

“Untuk itu membutuhkan kerjasama multi sektor, salah satu diantaranya dengan menjalin mitra kerja dengan perguruan tinggi. Hal itu penting dilakukan untuk membangun pendekatan pembangunan berwawasan pariwisata,” kata Bupati Kuningan H Acep Purnama saat membuka acara Workshop Rencana Penyusunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Teknokratis Kabupaten Kuningan Kamis (21/12/2017).

Diterangkan, kebijakan pemerintah pusat dengan memperkuat pembangunan desa. Lalu, keterbukaan pasar melalui revolusi jejaring online adalah beberapa faktor eksternal yang dapat mengakselerasi pembangunan daerah.

Acep menyebutkan, Kabupaten Kuningan memliki banyak potensi wisata alam sebagai faktor internal membutuhkan pendekatan pembangunan berwawasan pariwisata untuk dimanfaatkan optimal.

Dengan pertimbangan penyusunan RPJMD teknokratis tersebut, Kabupaten Kuningan kedepan harus mampu memanfaatkan setiap peluang dan sekaligus mengoptimalkan potensi ekonomi lokal demi kemajuan pembangunan daerah.

“RPJMD teknokratis akan memberi kerangka dasar bagi aspek politik dan aspirasi agar arah pembangunan Kabupaten Kuningan memiliki kesinambungan yang jelas. Diharapkan dalam perencanaan strategis tahap akhir dari kerangka pembangunan jangka panjang daerah Kabupaten Kuningan menjadi kabupaten pariwisata dan agropolitan termaju di Jawa Barat pada tahun 2025 akan terwujud dengan paripurna,” paparnya.

Sementara itu, Kepala Bappeda Kabupaten Kuningan, Maman Suparman, menyatakan penyusunan RPJMD Teknotratis merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan mutu perencanaan daerah. Diharapkan mencerminkan pemanfaatan potensi sumberdaya daerah yang tepat, bijak dan berorientasi kelestarian dan keberlanjutan bagi generasi mendatang.

Perencanaan yang baik sejatinya merupakan wujud cita-cita dan ekspektasi seluruh pihak pelaku pemangunan tentang wujud kemajuan daerah lima tahun kedepan. Pendekatan teknoratis diolah dari data pembangunan dan pendekatan keilmuan, sehingga diharapkan pembangunan di kabupaten kuningan akan lebih terarah dan mampu mewujudkan kesejahteraba yang adil dan merata.

Sekedar informasi, acara ini diikuti oleh sebanyak 150 peserta terdiri atas Ketua DPRD Kabupaten Kuningan, Kepala SKPD, Rektor perguruan tinggi. Lalu, camat, instansi vertikal dan pihak terkait lainnya. (agus)

 

error: Hak Cipta Berita Milik Kuninganmass.com