Pesan Dandim dan Kapolres Pada Apel Soliditas

KUNINGAN (MASS)- Kodim Kuningan bersama Polres Kuningan menggelar Apel Soliditas TNI Polri pada Senin (18/12/ 2017). Apel ini digelar pada ja 07.00 di Lapangan Makodim 0615/Kuningan Jln RE Martadinata No 97 Kuningan.

Apel itu dihadiri oleh  Dandim 0615/Kuningan Letkol Inf Daru Cahyadi Soeprapto SSos MM, Kapolres Kuningan AKBP Yuldi Yusman SE MSi. Lalu,   Kasdim 0615 /Kuningan Mayor Inf Riza Taufiq Hasan SIP, Wakapolres Kuningan Kompol Nanang Suhendar SH.

Kemdudian, para Danramil dan perwira staf jajaran Kodim 0615/Kuningan,  Para perwira jajaran Polres Kuningan, Bintara Tamtama dan PNS Kodim 0615 /Kuningan. Dengan  jumlah hadir sekitar 150 orang.

Dandim menyebutkan, Apel gabungan ini diinisiasi oleh Kapolres. Apel gabungan dan ini langkah awal yang baik untuk kedepan kita akan budayakan,

“Apel gabungan tidak harus di Instansi baik di makodim maupun di Mapolres, nanti akan gantian di Polres, kodim akan hadir,” ujar Daru yang memuji kapolres dan ia banyak belajar.

Bisa saja lanjut dia,  nanti apel juga dilakukan salah satu Polsek atau satu Koramil, sehingga  merasa bahwa baik polsek maupun Koramil temannya banyak.

“Sekali lagi ini adalah inisiasi dari bapak Kapolres yang patut kita Acungin Jempol.  Saya sangat bangga beliau selalu aktif dan memberikan kontribusi yang Positif bagi masyarakat,” jelasnya.

Sementara itu, kapolres  mengucapan terima kasih dan penghargaan yang seting-tingginya baik secara pribadi maupun kesatuan karena pada pagi hari ini Dandim Kuningann dan seluruh anggota Kodim yang telah menyambut Polres Kuningan dengan sangat luar biasa.  Kedepan akan lebih sering bersinergis, karena intensitas pekerjaan Polres dan Kodim jauh lebih tinggi lagi karena akan memasuki Pilkada di tahun 2018.

“Mengenai Soliditas TNI-POLRI dan penyampaian Kapolda dan Pangdam III/Slw menyampaikan di tengah-tengah pejabat di lingkungan Kodam dan Polda bahwa TNI dan POLRI adalah Satu kesatuan tidak ada bedanya. Yang membedakan hanya baju nya saja, jadi apabila ada anggota TNI yang disakiti oleh pihak-pihak tertentu, maka anggota Polri juga wajib merasa tersakiti dan begitu juga sebaliknya,” bebernya.

Karena 3 Pilar pemerintahan lanjut dia, adalah 2 pilarnya adalah TNI-POLRI yang Notabene hadir di tengah-tengah masyarakat sebagai alat dari pemerintah, ini yang tanpa ada kepentingan-kepentingan Politik apapun dari tingkat paling atas sampai tingkat paling bawah. (agus)

error: Hak Cipta Berita Milik Kuninganmass.com