Penyaluran DD Rp800 Miliar Lancar, Bupati Talk Show di TV

KUNINGAN (MASS0- Selama empat tahun terakhir ini Kabupaten  Kuningan menerima sekitar Rp800 miliar Dana Desa dari pemerintah RI. Dana itu dari tahun ke tahun jumlahnya meningkat.

Tahun 2018 saja jumlah dana yang diterima Kabupaten Kuningan mencapai Rp287 miliar. Dana itu  disalurkan di 361 desa yang tersebar di 32 kematan.

“Kami bersyukur atas kebijakan aplikasi Undang – Undang Desa, karena  di setiap desa di kabupaten/kota di Indonesia termasuk Kabupaten Kuningan  mendapat kucuran  Alokasi Dana  Desa (ADD),” papar Bupati Acep Purnama,  pada Talk Show dengan tema Pembinaan dan Pengawasan Dana Desa, Senin (17/12) di TVRI Bandung.

Acara yang digelar Senin (17/12/2018) pada pukul 17.00 WIB itu, Bupati Acep pada Talk Show bersama Kepala BPK Perwakilan Jawa Barat Arman Syifa didampingi Camat Cidahu Rusmiadi.

ADD yang diterima Kabupaten Kuningan sangat signifikan. Dana itu dimanfaatkan  untuk pembangunan dan sarana prasarana di desa. 

Total 90 persen sarana prasarana desa di Kabupaten Kuningan sudah cukup baik. Dalam kurun empat tahun itu Bupati Acep telah meyakinkan kepada seluruh aparat desa  mampu mengelola dana  dengan hasil maksimal. 

“Saya selalu memberikan dorongan kepada aparat desa agar tidak takut menggunakan ADD dan DD selama  mengacu pada prinsip transparansi, akuntabilitas, asas kepatutan, kewajaran, hindari mark up, memenuhi unsur partisipastif dengan menggunakan potensi di desa itu sendiri,” ungkap dia.


Menurut bupati yang kembali terpilih itu, penyerapan Dana Desa bukan hanya  untuk infrastruktur, melainkan untuk pelayanan sosial dasar masyarakat. Seperti pelayanan kesehaan, pendidikan serta pelayanan lainnya. 

Pada dialog berdurasi satu jam itu, Acep menegaskan  pembinaan berkala selalu dilakukan mulai dari menugaskan Camat dalam pengawasan saat penyerapan anggaran. Kemudian pemeriksaan regular yang dilakukan oleh Inspketorat. 

Acep tidak lupa  berterimakasih kepada seluruh aparat desa serta masyarakat Kabupaten Kuningan atas partisipasi yang luar biasa dalam pembangunan yang berdampak pada perubahan yang lebih baik.

 Untuk itu perlu dipertahankan, apalagi pada visi pembangunan Kabupaten lima tahun kedepan bertumpu pada pembangunan berbasis desa sebagaimana digelorakan dalam visi Kuningan Maju yaitu Makmur Agamis Pinunjul Berbasis Desa. (agus)

error: Hak Cipta Berita Milik Kuninganmass.com