Luar Biasa! Disdikbud Bantu Korban Bencana Setengah Miliar

KUNINGAN (MASS)- Bantuan kepada korban bencana terus mengalir. Senin (5/3/2018) siang giliran Diskdikbud Kuningan yang memberikan bantuan.

Penyerahan bantuan secara simbolis di lakukan di SDN 1 Ciniru Kecamatan Ciniru. Hebatnya, bantuan yang diberikan senilai lebih dari setengah miliar atau Rp500 juta.

Bantuan itu dihumpun melalui program  Pundi Peduli Bencana. Total diperlukan sekitar seminggu untuk menghimpun bantuan tersebut.

Menurut Kadisdikbud Kuningan DR H Dian Rahmat Yanuar MSi, bantuan yang nilainya Rp500 juta lebih terdiri dari uang tunai Rp132.900.000 dan barang sebabanyak tiga truk dengan nilai Rp400 juta.

“Untuk barang tiga truk itu terdiri dari makanan, pakaian, pakaian dalam, dan kebutuhan bagi pengungsi. Bantuan ini dihimpun dari 32 UPTD selama satu minggu,” ujar Dian dihadapan PLt Bupati Kuningan Dede Sembada dan para tamu lainnya.

Dian mengaku, sangat bahagia dengan kepedulian yang sangat besar bagi korban bencana. Ia tidak menduga sama sekali ditengah kebutuhan yang banyak para guru dan juga pegawai yang ada dilingkup Disdik menyisihkan rejekinya.

Setelah melihat dampak bencana dan juga melihat banyak bantuan kepada warga , maka Dian memutuskan bantuan dari lingkup Disidikbud ini akan dikembalikan untuk Disdikbud pula.

Sebab lanjut dia, hasil pendataan ada 12 bangunan sekolah yang terkena dampak dari bencana ini. Tentu harus diperbaiki. Belum lagi 41 rumah guru juga ikut terdampak.

Bahkan sebanyak 523 siswa harus mengungsi dan mereka butuh perlengkapan untuk  sekolah,  karena mereka sudah rindu untuk bersekolah.

“Pak Plt Bupati mohon izin karena ini dihimpun dari keluarga besar maka akan kami kembalikan demi kebutuhan di lingkungan Disdikbud. Sebab, 41 guru yang rumahnya terdampak akan kita bantu secara variatif sesuai dengan kerusakan,” tandas mantan kepala Bappeda Kuningan itu.

Mendengar permintaan itu, Plt Bupati Kuningan Dede Sembada langsung merespons, dimana langsung menyetujui karena memang harus dibantu.

“Saya sangat setuju karena memang harus dibantu. Mengenai korban bencana sendiri sudah ada aturannya bahwa menjadi tanggungjawab semuanya,” ucap pria yang dipanggil Desem itu.

Sementara itu, bantuan secara simbolis diserahkan kepada  perwakilan UPTD yang terkena musibah. Nanti akan didistribusikan secara merata. (agus)

error: Hak Cipta Berita Milik Kuninganmass.com