Lapas Kuningan Akhirnya Buka Suara

KUNINGAN (MASS)- Kementerian Hukum dan HAM RI (Kemenkumham) memberikan perhatian khusus terhadap pelayanan publik berbasis Hak Asasi Manusia (HAM). Begitu juga degan Lapas Kuningan yang berada  dibawah naungan Kemenkumham memiliki komitmen untuk meningkatkan segala bentuk pelayanan publik.

Dibawah komando Samsul Hidayat Bc IP SH MH, Lapas Kuningan terus meningkatkan kinerja pegawai,  baik administrasi perkantoran maupun segala bentuk pelayanan publik (masyarakat, keluarga dan warga binaan emasyarakatan).

Menyoroti pelayan publik, Lapas Kuningan kembali bergeliat dan kali ini menggandeng Megaswara FM Kuningan dalam mengadakan acara live talkshow tentang sosialisai Lapas Kuningan. Acara ini digelat pada Kamias  (15/11/18)  Jam 09.00 WIB.

Acara ini langsung  dipimpin langsung oleh Kalapas. Selepas acara Kalapas menyampaikan, kegiatan ini sangat baik dilakukan dan merupakan terobosan yang efektif dan tepat sasaran dalam mempromosikan Lapas.

“Kita ingin menjangkau seluruh elemen masyarakat  di Kuningan, karena ada sebagian masyarakat yang menjadikan radio sebagai sumber berita dan informasi,” tandasnya.

Diakuinya, durasi waktu yg cuma satu jam tidaklah cukup untuk menggambarkan secara keseluruhan Lapas. Namun, talkshow yang singkat ini diharapkan bisa membuka mata hati masyarakat yang masih menganggap Lapas sebagai tempat yang menyeramkan.

Dikatakan, Lapas bukan tempat memenjarakan penjahat tapi Lapas adalah tempat membina masyarakat yang khilaf. Lapas bina mereka melalalui program pembinaan kepribadian  mulai dari agama, mental dan wawasan kebangsaan.

Kemudian pembinaan keterampilan yang disesuaikan dengan tingkat keahlian yang dimilik. Hal ini penting karena ketika kembali ke masyarakat mereka sudah memiliki semuanya.

Sehingga lanjut  dia,  pada saat bebas nanti mereka tidak mengulangi kesalahan dan dalam membina mereka WBP (Warga Binaan Pemasyarakatan) tidak terlepas peranan dari keluarga mereka.

“Saat kita berkomunikasi dengan keluarga, kita berikan layanan prima yang humanis. Tentunya pelayanan kita tidak kalah dengan instansi pemerintah lainnya,” jelas Samsul.

Apa yang dilakukan tetap berpedoman pada Undang-undang No 12 tahun 1995 tentang pemasyarakatan dan peraturan pemerintah lainnya. Tidak kalah pentingnya segala bentuk pelayanan pemasyarakatan di Lapas gratis alias tidak dipungut biaya.

Kasi Binadik Ratri yang mendampingi Kalapas menambahkan, Lapas akan dibedah secara utuh di acara talkshow edisi berikutnya. Dengan begitu masyarakat mendapatkan pengetahuan apa itu Lapas  sebenarnya?

“Kita juga membutuhkan masukan dari masyarakat agar mengetahui kekurangan.  Tentunya akan diperbaiki dan  ditingkatkan kinerja dalam pelayanan publik sesuai jargon Lapas Kuningan “LAKU KERAS” Lapas Kuningan Kerja Cerdas (keras, ikhlas dan tuntas,” tandaasnya.

Dikatakan, Tata Nilai Kemenkumham yang PASTI (Profesional, Akuntabel, Sinergi, Transparan dan Inovatif) dapat tercapai. Tak lupa Ratri mengucapkan terima kasih kepada pihak Megaswara FM yang telah berkerjasama dalam kegiatan kali ini.(agus)

error: Hak Cipta Berita Milik Kuninganmass.com