Kalau Ada Mutasi Berarti Mutasi Politis

KUNINGAN (MASS) – Kendati H Acep Purnama sebagai bupati yang maju mencalonkan diri lagi dalam Pilbup’ 18 nanti masih memiliki kewenangan untuk melakukan rotasi, mutasi dan promosi birokrat di lingkup Pemkab Kuningan, diharapkan tak memanfaatkan kewenangan tersebut.

Pernyataan itu disampaikan Ketua F-Tekkad, Soejarwo, Senin (29/1/2018).

“Jika Acep memaksakan mengoptimalkan kewenangan tersebut, dalam sisa waktu 3 minggu menjelang cuti kampanye dikhawatirkan akan memunculkan asumsi bahwa pemanfaatan kewenangan tersebut (mutasi, rotasi, promosi) kental dengan nuansa ‘politis’ jelang Pilbup ‘ 18,” ujarnya. 

Sangatlah bijak, imbuhnya, jika untuk melakukan pengisian beberapa posisi yang kosong diserahkan kepada Dede Sembada yang akan segera menduduki posisi Plt Bupati. 

“Munculnya isue akan dituntaskannya berbagai kebijakan strategis diantaranya mutasi, dan percepatan lelang program pembangunan sebelum H Acep memasuki masa cuti kampanye dikhawatirkan akan memunculkan asumsi dari masyarakat, adanya rasa kurang percaya kepada Dede Sembada yang akan menduduki Jabatan Bupati mulai 16 Pebruari ’18,” ucap dia.

Munculnya rencana pelepasan 3 pejabat eselon 2A dan 2B (Sekda, Inspektur serta Kadis Pertanian) bertempat di Pangandaran 9 Pebruari’ 18, dikhawatirkan juga akan menjadi isue adanya ‘pengkondisian’ birokrat demi kepentingan suksesi Pilbup nanti. (deden)

error: Hak Cipta Berita Milik Kuninganmass.com