Curhat HKN: Mulai Pelayanan Kesehatan Buruk hingga Memilih Berobat ke Ciamis

KUNINGAN (MASS) – Bertepatan dengan Hari Kesehatan Nasional (HKN), sorotan datang dari kalangan masyarakat. Berbagai tips, harapan serta harapan soal kesehatan khususnya di Kabupaten Kuningan, mereka sampaikan saat ditanyai soal Hari tersebut.

Salah satu dokter yang bertugas di Rumah Sakit swasta di Kuningan, dr Angga Haditya, memberikan tips-tips soal menjaga kesehatan kepada masyakat.

“Untuk hidup sehat, makan harus teratur, makanan harus dijaga yang sehat-sehat. Dan olahraga, tapi kalo usia lanjut, cukup jalan kaki setengah jam perhari,” paparnya pada Hari Kesehatan Nasional, Selasa (12/11/2019).

Pada kesempatan tersebut, Angga juga berharap pelayanan kesehatan di Kuningan makin maju.

“Mudah-mudahan jangan ada tunggakan,” ucapnya sambil tertawa-tawa saat ditanyai soal pembayaran BPJS.

Selain dr. Angga, seorang mahasiswa kesehatan yang aktif juga di IMM, Hayusuf juga menyoroti BPJS. Dirinya menyoroti pelayanan kesehatan bagi pengguna BPJS yang kurang optimal.

“BPJS kan pertaun naik tapi masih banyak keluhan dalam pelayanannya, kasarnya di anak tirikan,” ujarnya.

Selain soal BPJS, selaku pelajar di bidang kesehatan, dirinya menyoroti harga layanan kesehatan dan obat yang cukup tinggi.

“Penggunaan alat kesehatan dalam negeri juga masih rendah,” imbuhnya.

Satu lagi dari praktisi kesehatan, Anita Meliganis salah satu petugas puskesmas Kecamatan Cilebak mewatirkan minimnya akses kesehatan serta jangkauannya yang terbatas.

“Selain SDM di sini yang serba pas, desa-desa yang jauh juga kadang memilih berobat ke tempat lain. Dari Mandapa misalnya, daripada kesini jauh terus akses jalan juga kan belum bagus, jadi pada berobatnya ke Banjar, Rancah (Kabupaten Ciamis),” jelasnya panjang lebar. (eki)

error: Hak Cipta Berita Milik Kuninganmass.com