Uniku Sudah Kerjasama dengan 11 Universitas Luar Negeri

KUNINGAN (MASS)- Peningkatan kualitas juga menjadi prioritas utama Uniku, sehingga tidak heran selalu melakukan kerjasama dengan berbagai perguruan tingggi baik di Indonesia maupun juga luar negeri. Untuk luar negeri sudah ada 11 universitas yang berkerjasama.

“Uniku sudah menginjak usia 15 tahun dan kami terus berupaya keras agar memiliki daya saing tinggi.  Untuk itu kerjasama dan perluasan jejaring dengan berbagai lembaga maupun perguruan tinggi besar harus terus dilakukan,'” ujar Rektor Uniku Dr Dikdik Harjadi MSi, pada saat acara wisuda, Kamis (4/4/2019).

Diterangkan,    dalam beberap bulan terakhir beberapa kerjasama di dalam negeri yang telah dilakukan, diantaranya adalah MoU dengan Universitas Muhamadiyah Malang (UMM), MoU dengan Universitas Pasundan (Unpas). Lalu,  MoU dengan Institut Pertanian Bogor (IPB), Pembaharuan MoU dengan Pemda Kabupaten Kuningan.

Kemudian, MoU dengan Lapas Kabupaten Kuningan dan Mou dengan BNN Kabupaten Kuningan. Sementara kerjasama luar negeri yang telah dilakukan beberapa waktu yang lalu dengan beberapa Perguruan Tinggi di Philipina, yaitu Lyceum of The Philipines University, Tarlac Agriculture University, System Plus College Foundation dan Imus Institute of Science and Technology.

“Dengan ditandatanganinya MoU dengan 4 PT di Philipina, hingga saat ini Uniku telah menjalin kerjasama dengan 11 PT yang berada di malaysia, Thailand dan Philipina,” jelasnya.

Didik meruncin, beberapa implementasi dari program kerjasama ini adalah selesainya 5 orang mahasiswa dari Prodi Pendidikan Bahasa Inggris FKIP  yang mengikuti kegiatan PPL di Thailand selama 3 Bulan. Selesainya 3 orang mahasiswa dari University Utara Malaysia mengikuti kegiatan perkuliahan selama satu semester di Fakultas Ilmu Komputer Uniku.

Setelah itu, 45 orang mahasiswa dan 3 orang dosen dari Sekolah pascasarjana UNIKU mengikuti International Lecturer di Universitas Kebangsaan Malaysia dan Rencana Sit-in programe 7 orang mahasiswa pascasarjana dari University Utara Malaysia ke Universitas Kuningan.

Mantan Wakil Rektor III Uniku dua periode itu, menjelaskan, sesuai dengan amanat UU No.12 Tahun 2012 tentang pendidikan Tinggi, dan Permenristekdikti No. 44 Tahun 2015 Tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi,  mengisyaratkan bahwa didalam proses pendidikan di perguruan tinggi sekurang-kurangnya memiliki standar yang telah ditetapkan secara nasional dan harus terjamin mutunya.

Untuk itulah Uniku  telah melakukan penguatan kelembagaan melebihi standar nasional Dikti dan meningkatkan mutu dengan menerapkan system penjaminan mutu, baik Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) maupun Sistem Penjaminan Mutu Eksternal (SPME).

“Uniku senantiasa terus berupaya untuk melakukan penguatan kelembagaan yang salah satunya meningkatkan akreditasi program studi,” tandasnya.

Setelah Meraih Akreditasi Institusi dengan peringkat B, beberapa bulan yang lalu, 3 Program Studi yang ada di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan melakukan Re-akreditasi. Program Studi tersebut adalah Pendidikan Biologi, Pendidikan Matematika dan Pendidikan Guru Sekolah Dasar.

Berdasarkan hasil Assesment lapangan (Visitasi) maka ketiga Program studi tersebut kini mendapatkan akreditasi dengan peringkat B.  Dengan demikian seluruh Prodi yang ada di FKIP sekarang telah terakreditasi minimal B, bahkan Prodi PBSI saat ini terakreditasi peringkat A.  Dengan raihan tersebut, maka dari 17 Prodi yang dimiliki UNIKU saat ini 14 Prodi telah terakreditasi minimal B.

Dijelaskannya, buah dari kesungguhan Uniku untuk terus mengembangkan diri serta menata kelembagaanya. Berdasarkan hasil pemeringkatan PT baik negeri maupun swasta dari Kemenristekdikti pada tahun 2018, Uniku berada pada peringkat 249 dari 4.203 PT di Indonesia.

Capaian ini merupakan peringkat kedua terbaik diantara PTS yang ada di Jawa Barat bagian Timur. Selain berupaya meningkatkan mutu pembelajaran maupun kelembagaan, Uniku juga memiliki komitmen untuk menciptakan atmosphere kampus yang mampu memberikan dukungan kepada proses pembelajaran.

Salah satu komitmen tersebut adalah dengan dicanangkannya program  Uniku Green Campus. Program ini bertujuan untuk menciptakan kampus yang ramah lingkungan sehingga mampu menciptakan suasana yang kondusif bagi warga kampus.

“Alhamdulillah pada tahun 2018, berdasarkan penilaian dari UI-Green Matrik sebuah lembaga pemeringkatan PT yang memiliki komitmen terhadap pengelolaan lingkungan kampus, Uniku menempati peringkat ke 64 Nasional,” ucap Dikdik lagi.

Capaian ini menjadikan Uniku sebagai PTS kedua di Jawa Barat yang masuk dalam 100 besar pemeringkatan UI-Green Matrik. Untuk itu pihaknya  mengucapkan terima kasih kepada seluruh civitas akademika UNIKU yang telah bekerja keras sehingga mampu menorehkan prestasi yang membanggakan ini.(agus)

error: Hak Cipta Berita Milik Kuninganmass.com